Perda Rekruitmen Perades Ditetapkan


Wakil Ketua DPRD Soeharno menyerahkan naskah Perda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa kepada Bupati Zaenal Arifin. (Tri Budi Hartoyo)

MUNGKID, WAWASANCO- Kabupaten Magelang memiliki Perda baru yang mengatur pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Perda itu ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD pekan lalu. "Perda ini ditetapkan sesuai hasil evaluasi dan disetujui gubernur sekaligus sebagai pengganti peraturan daerah (perda) Nomor 15 Tahun 2016," kata anggota Pansus I DPRD, Sri Haryati, akhir pekan lalu

Sri menekankan perlu adanya Standard Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan detail dalam proses perekrutan perangkat desa. Dengan tujuan, untuk meminimalisasi permasalahan sejak menjelang hingga paska perekrutan perangkat desa.  "Hal tersebut bisa dimulai dengan standarisasi soal ujian bagi calon perangkat desa, demi mendapatkan perangkat yang berkualitas, namun tidak melepaskan muatan lokal desa," tandasnya, dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Soeharno.

Disarankan, petunjuk teknis perekrutan agar menambahkan ujian praktek ketrampilan sehingga melahirkan perangkat desa yang siap terjun langsung di tengah masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat. Saran lain, jajaran eksekutif lebih teliti mengawasi dalam perekrutan perangkat desa untuk menekan kemungkinan adanya berbagai kecurangan yang di tingkat panitia sehingga terjadi kompetisi yang sehat antar peserta.

DPRD berharap, para kepala desa selaku panitia perekrutan perangkat desa selalu taat aturan yang telah ditetapkan dari pemerintah dan tidak “bermain-main” mencari celah atas aturan yang ada. "Kami mengapresiasi beberapa panitia desa yang sudah menggandeng universitas demi mendapat calon perangkat desa yang terukur secara akademis maupun ketrampilan," kata Sri, di forum yang dihadiri Bupati Zaenal Arifin. 

Penulis : tbh
Editor   : jks