Sinergi PT dan Sekolah, Tingkatkan Mutu Pembelajaran

20

BERSAMA – Pemateri dan peserta berfoto bersama disela workshop peningkatan mutu pembelajaran, yang digelar Prodi Pendidikan Unimus di kampus II kampus tersebut, kemarin. Foto dok

SEMARANG,WAWASAN.CO - Keberhasilan dalam pembelajaran, harus dipahami oleh guru. Hal tersebut termasuk bagaimana agar proses belajar tersebut menyenangkan, peserta didik tertarik dan faham dengan mudah, hingga materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di masa depan.

Untuk mencapai semua itu, perlu upaya untuk mewujudkannya. Termasuk melalui perumusan metode atau strategi tepat, dengan persiapan perangkat pembelajaran yang matang. 

Hal tersebut mendorong, Program Studi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) bersama guru sekolah, menggelar workshop peningkatan mutu pembelajaran.

Kegiatan merupakan bagian dari program Penugasan Dosen ke Sekolah (PDS) tahun 2019, yang mendapat pendanaan dari Kemenristekdikti. 

“Kegiatan ini dapat kita jadikan sebagai ajang, untuk mendesain pembelajaran dari segi perencanaan, media, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Sehingga, kualitas pembelajaran semakin bermakna karena ada proses kerjasama dan juga pembaharuan dari masing-masing pihak,” papar Ketua PDS sekaligus pemateri dan Dekan Fakutas Matematika dan IPA (FMIPA) Unimus, Dr Eny Winaryati MPd, kemarin. 

Pihaknya berharap, kegiatan dan kolaborasi tersebut dapat memberikan kebermanfaatan bersama. 

Pelatihan digelar selama dua hari, 8-9 Juli 2019 di kampus II Unimus. Kegiatan diikuti dosen dari tiga program studi yakni Pendidikan Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Matematika. 

Mereka berlokaborasi dengan sejumlah pengajar atau guru mitra dari berbagai sekolah, diantaranya SMA Muhammadiyah Semarang, SMAN 15 Semarang, SMPN 29 Semarang, SD Muhammadiyah 08 Semarang, dan TK ABA 48 Semarang.

Workshop hari pertama tentang ‘Perangkat dan Implementasi Pembelajara’, sementara pada hari kedua peserta belajar tentang  ‘Penelitian Tindakan Keras (PTK) dan Penyusunan Artikel’.  

“Workshop ini bertujuan memberikan pengetahuan, sekaligus melatih para guru dari sekolah mitra, baik dari tingkat SD-SMA, tentang penyusunan perangkat pembelajaran dan pelaksanaan kegiatan PTK, yang nantinya akan dilakukan di sekolah masing-masing. Sebagai lanjutan dan output dari PTK, guru-guru yang hadir juga diberikan pelatihan mengenai penulisan artikel agar dapat mempublikasikan karya tulis ilmiah tersebut,”lanjut Eny.

Diterangkan, sebagai ketua program kegiatan, diterangkan PDS bertujuan untuk menjalin sinergi antara pihak sekolah dan perguruan tinggi, sebagai bentuk kerjasama nyata antara LPTK (lembaga pendidik dan tenaga kependidikan) dengan stakeholder, yang dalam hal ini diwakili oleh sekolah mitra. 

“Hasil  akhir yang diharakan adalah peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran yang nantinya dapat menghasilkan lulusan unggul,”pungkasnya. Rix

 

Penulis : arixc
Editor   : edt