10 Desa Jadi Prioritas Penanganan Stunting

60

Camat di Kabupaten Purbalingga menandatangani komitmen penanganan stunting, usai Rakor Penandatanganan Stunting di Ruang Rapat Ardi Lawet, Kamis (11/7). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Hanung Wikantono mengatakan saat ini ada sepuluh desa di Purbalingga yang menjadi prioritas penanganan stunting (tubuh pendek). Masing-masing Desa Sangkanayu, Candinata, Kalitinggar Kidul, Bantarbarang, Pelumutan, Cilapar, Brecek, Sempor Lor, Kradenan dan Selaganggeng.

“Warga di desa tersebut yang mengalami stunting sebesar  23,4 persen,” kata Hanung saat Rapat Koordinasi Penanganan Stunting di kabupaten Purbalingga Tahun 2019 di Ruang Rapat Ardi Lawet, Kamis (11/7).

Ia berharap di Tahun 2022 sesuai dengan yang ada di Provinsi Jawa Tengah, angka stunting Purbalingga bisa di bawah 20 persen. Hal ini tentu menjadi fokus Pemkab Purbalingga terhadap stunting, sehingga diperlukan kerjasama dari berbagai pihak untuk berkontribusi mengatasi masalah stunting.

“Kenapa kita menjadi konsen terhadap stunting ini dan juga melibatkan berbagai pihak untuk bagaimana kita secara bergotong royong mengatasi stunting ini,” ujarnya.

Menurutnya, masalah stunting menyangkut kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dimana bayi atau balita stunting tidak hanya memiliki tubuh yang lebih rendah tetapi juga perkembangan otaknya yang kurang dari teman sebayanya. Dan manakala dewasa, anak stunting cenderung akan terkena penyakit kronis dan kualitas hidupnya yang berkurang.

“Karena ini sudah menjadi misi ke empat dalam visi misi Kabupaten Purbalingga yakni meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan maupun kesehatan maka tentunya ini menjadi penting bagi kita semua,” jelas Hanung.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam kesempatan yang sama menyampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM mentargetkan adanya penurunan 2 % per tahun dalam pengentasan masalah stunting. Hal itu diungkapkan dalam acara Rakor & Penandtanganan Komitmen Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Purbalingga, Kamis (11/7) di Ruang Ardilawet Setda Purbalingga.

Ia memaparkan, Purbalingga termasuk kabupaten di Jateng yang mendapat prioritas penanganan stunting jadi dari 35 kabupaten/kota. Purbalingga masuk dari 12 besar dalam prioritas penanganan stunting. “Mulai tahun 2016 angka stunting kita ada di angka 26%, 2017 naik ke 28,4%, 2018 angka stunting kita berada di 26,%,” katanya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt