Proyek PL Jadi Sorotan Dewan


JALAN - Pelaksanaan perbaikan jalan jika nilainya kurang dari Rp 200 Juta bisa dikerjakan melalui mekanisme penunjukan langsung, namun jika lebih harus dilelang terlebih dahulu. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG, WAWASAN.CO - Pelaksanaan proyek-proyek dengan penunjukan langsung (PL) menjadi sorotan sejumlah anggota dewan, hal tersebut terungkap dalam rapat badan anggaran yang dilaksanakan antara DPRD dengan pemerintah daerah yang digelar di ruang rapat paripurna. Menurut anggota Banggar, Udjianto MR, proyek ini layaknya benang kusut, yang ada akan tetapi tidak terdeteksi.

"Selama ini kesannya terkait proyek penunjukan langsung <I>mbulet<P>, dan semestinya sudah ada ketegasan untuk dievaluasi dan kemudian dikaji ulang penunjukannnya, sehingga hasil yang didapatpun bisa lebih dipertanggungjawabkan,"tandasnya dalam rapat Banggar, Senin (15/7).

Lebih lanjut politisi dari Partai Golkar ini menambahkan bahwa selain proyek penunjukan langsung, jenis pengerjaan multi year juga harus lebih serius untuk dikawal. Contohnya adalah kasus Pasar Randudongkal yang sampai sekarang tidak jelas kapan selesai, sementara urusan lain yang menyangkut kepemudaan terabaikan karena lapangan digunakan untuk lahan relokasi.

"Penjabat sekda yang baru harus mampu mengkoordinir OPD sebagai eksekutor sesuai pembidanganya atas beberapa hal, seperti SILPA yang melebihi Rp 312 Miliar. Adanya keenggganan ASN ditunjuk menjadi PPKOM, pekerjaan penunjukan yang mendahului APBD perubahan dan sebagainya, bahkan jika perlu pekerjaan yang tidak ada daftarnya dalam kode rekening APBD untuk tidak dibayar,"lanjutnya.

Sementara itu secara terpisah Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Sudaryono, menyatakan yang dimaksud proyek penunjukan langsung adalah pekerjaan-pekerjaan yang nilainya di bawah Rp 200 Juta. Untuk pelaksanaan pekerjaan memang ada dua macam yakni melalui mekanisme lelang dan mekanisme penunjukan, tergantung dari nilai dan spesifikasi pekerjaan.

"Sedangkan untuk nilai pekerjaan yang dilakukan melalui penunjukan langsung pada tahun 2019 ini totalnya kurang lebih ada Rp 24 Miliaran, pekerjaannya juga diawasi dan dipantau agar sesuai,"tukasnya.

 

Penulis : pw
Editor   : edt