Gunakan Lokomotif Uap, KA Joko Kendil Dioperasikan


Wakil Walikota Surakarta Ahmad Purnomo (Baju Batik) bersama Dirut PT KAI Edi Sukmoro (Baju Putih) bersama-sama memegang satu kendi berisi air untuk kemudian dipecahkan sebagai tanda pengoperasian secara resmi rangkaian KA Joko Kendil dengan lokomotif Uap D 1410 dalam acara di CFD Solo tepatnya di depan Rumah Dinas Walikota Surakarta Loji Gandrung , Minggu (16/2) (Bagus Adji W)

SOLO, WAWASANCO- Rangkaian Kereta Api (KA) dengan lokomotif uap yang beroperasi di Solo  bertambah menjadi dua unit. Menyusul  pengoperasian secara resmi rangkaian KA Joko Kendil dengan lokomotif uap  D 1410 oleh Dirut PT KAI  Edi Sukomoro bersama  Wakil Walikota Surakarta Ahmad Purnomo. Sebelumnya hanya rangkaian KA Jaladara dengan lokomotif uap C 1218 yang beroperasi di Solo sejak  November 2009.  

  

„Kami berharap dengan selesainya restorasi Lopkomotif Uap D 1410 ini bisa menambah semaraknya wisata yang ada di Solo“, kata Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Purwanto dalam laporannya pada Launching Loko Uap D 1410 yang berlangsung di area Car Free Day  (CFD) Solo tepatnya di depan Rumah Dfinas Walikota Suraklarta Loji Gandrung, Minggu (16/2).

 

Ka Daop VI Eko Purwanto melaporkan,  lokomotif uap D 14 10 merupakan satu satunya tipe D 14 yang masih ada di Indonesia . Pada awalnya terdapat  23 unit lokomotif uap type D 14 di Indonesia . Lokomotif  uap D 14 di Indonesia berasal  dari dua pabrikan yakni Jerman  untuk nomor 1 – 12 dan Belanda  untuk nomor 13 – 23. Pada tahun 2018 Dirut PT KAI memerintahkan melakukan restorasi D 1410.  Restorasi dilakukan   personil yang pernah menangani loko uap di Indonesia dan pelaksanaan pekerjaan dilakukan di Balai Yasa Yogyakarta . Uji coba setelah proses restorasi dilakukan dengan  mengoperasikan  Loko uap  buatan tahun 1920 dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta menuju Stasiun Purwosari. “Alhamdulillah lokomotifnya sudah berada di sebelah kita . Kami berharap dengan selesainya restorasi ini bisa menambah semaraknya wisata yang ada di Solo”, ungkap Eko Purwanto.

 

Masih dalam kesempatan sama Wakil Walikota Surakarta Ahmad Purnomo  dalam sambutannya menyatakan, penghibahan rangkaian kereta api dengan lokomotif uap D 14  dipastikan akan sangat melengkapi pariwisata Kota Surakarta. Dengan bertambahnya lokomotif uap yang beroperasi di Solo mudah-mudahan akan menambah kunjungan  wisatawan local maupun mancanegara.”  

 

“Naik rangkaian kereta api dengan lokomotif uap dan melewati rute  di pusat kota diyakini sangat berbeda  sekali rasanya. Yang menjadi kendala yakni biaya operasionalnya tidak murah”, jelasnya .

Penulis : baaw
Editor   : jks