70% Wilayah Banjarnegara Rawan Longsor


Rumah warga di Desa Sinduaji, Kecamatan Pandanarum, rusak karena longsor beberapa waktu lalu. 70% wilayah  di Kabupaten Banjarnegara rawan tanah longsor. (Foto :Joko Santoso)

BANJARNEGARA-Sekitar 70% wilayah di Kabupaten Banjarnegara rawan bencana tanah longsor. Oleh karena itu memasuki musim hujan warga diminta waspada. “Memasuki musim hujan , sudah terjadi bebarapa kejadian longsor di sejumlah titik jalan, dan jembatan, serta satu kerusakan rumah, akibat kejadian ini sempat terjadi kemacetan lalu lintas di lokasi longsor,” kata Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, Minggu (1/10).

Lebih jauh Budhi mengingatkan,  meski sejauh belum ada korban jiwa, namun kondisi tersebut harus terus diwaspadai. Untuk itu, bupati juga meminta keterlibatan TNI, Polri ,Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, para camat dan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana di wilayah masing-masing yang masuk kategori rawan longsor dan banjir.

"Para camat dan harus mengingatkan kepada Kepala Desa untuk diteruskan kepada masyarakat agar mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor di musum hujan ini,” lanjutnya   

Sementara Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarnegara, Arif Rachman mengatakan, memasuki musim hujan ini sudah terjadi beberapa longsor kecil, seperti yang terjadi di Desa Clapar, Kaliurip dan Sokaraja. “Tidak ada korban, hanya akibat longsor arus lalu lintas menjadi terganggu akibat adanya longsoran tanah dan kerusakan jalan akibat longsor,” kata Arif.

Arif juga meminta adanya kepedulian warga jika terjadi longsor-longsor kecil, dengan melakukan kerja bakti, sebelum tim SAR dari BPBD datang untuk mengambil alih penanganan. “Dengan datangnya musim hujan, warga yang di sekitar rumahnya ada rekahan-rekahan tanah, kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam kurun waktu dua hingga tiga jam.” Lanjutnya.

Lebih jauh Arif mengatakan akan segera meminta kepada Bupati untuk memberikan surat imbauan kepada camat dan diteruskan kepada kepala desa. Imbauan tersebut agar warga waspada dengan datangnya musim hujan mengingat wilayah Banjarnegara yang sebagian besar pegunungan dan sangat rawan dengan bencana longsor. 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   :