Gelar Budaya Sedekah Laut Dilaksanakan Jumat


Kirab Jolen Tunggul akan menjadi puncak Gelar Budaya Sedekah  Cilacap. Foto: ady purwadi

 CILACAP - Gelar budaya tradisional nelayan Cilacap Sedekah Laut tahun 2017 akan kembali dilaksanakan pada Jumat  (6/10) mendatang. Puncak tradisi budaya ini akan diwarnai dengan prosesi pelarungan Jolen Tunggul dari Pendapa Kabupaten Cilacap menuju Pantai Selatan.

Kabag Humas  dan Protokol Setda Cilacap Taryo mengatakan, ritual puncak prosesi mulai digelar pada pukul 07.00 WIB. “Kalau untuk rangkaian kegiatan para nelayan sesungguhnya sudah dimulai sejak hari Kamis tanggal  5  Oktober yaitu ziarah ke Karangbandung di Nusakambangan Timur, kemudian pada malam harinya tasyakuran di Pendapa Kabupaten Cilacap” tutur Taryo kepada Wawasan co.

Sedangkan Jumat pagi dilaksanakan prosesi larungan jolen dari pendopo Kabupaten melewati Jalaur Protokol Jalan A.Yani, Jalan Sutoyo dan masuk ke Pantai Teluk Penyu sebagai lokasi pelarungan. Gelar adat tradisional sedekah laut ini katanya merupakan ungkapan rasa syukur para nelayan kepada sang pencipta atas anugrah yang diterimanya. “Sekaligus memohon kehadirat Allah agar dalam menjalankan aktifitasnya sebagai nelayan senantiasa mendapatkan keberkahan dan keselamatan” ungkapnya.

Prosesi pelarung jolen itu sendiri akan diikuti  delapan kelompok nelayan yang ada di Cilacap dan satu kelompok HNSI Cilacap dengan diiringi oleh berbagai atraksi yang menarik.  Untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan kegiatan tersebut, hampir dua  minggu ini para petugas  terus melalukan latihan atau gladi di Pendapa Kabupaten Cilacap.

 Seperti tahun- tahun sebelumnya kegiatan ini dipastikan mengundang antusias masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia. Apalagi, tahun ini katanya Dinas Pariwisata juga menyemarakannya dengan Pentas Seni Budaya se- Barlingmascakeb Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar Sabtu (7/10) mulai pukul 19.30 WIB di Alun-alun Kabupaten Cilacap. “Kami persilakan kepada warga masyarakat untuk ikut menyaksikan kegiatan sedekah laut  dan rangkaiannya” ujar dia. 

 

 

Penulis :
Editor   :