Seorang peserta seminar nasional tahunan bertajuk “NASSA: National Seminar on Accounting”, secara online mencermati materi yang disampaikan pemateri , Rabu (18/3) lalu. Foto : Ernawaty
SALATIGA, WAWASANCO-Untuk pertama kalinya pasca antisipasi pandemi Corona,
Kelompok Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar seminar nasional tahunan bertajuk “NASSA: National Seminar on Accounting”, secara online, Rabu (18/3) lalu.
Mengusung tema "TRANSFORM - To Become an Auditor Who is Ready and Great in Passing Challenges and Looking for Opportunities that Occur in the Industrial Revolution 4.0", seminar ini didesain dalam bentuk tatap muka yang dihadiri mahasiswa, dosen dan praktisi secara nasional di UKSW.
Mahasiswa peserta Seminar E-NASSA mengakses melalui website resmi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran online di UKSW yaitu Flexible Learning atau Flearn.
Seminar ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dibawakan oleh Ibu Suzy Noviyanti, SE MM AKT CPA.
Dalam sesi ini dibahas secara rinci mengenai auditor internal dan eksternal. Pada sesi ini juga dijelaskan mengenai alasan harus mengenal profesi sebagai seorang auditor, dan perbedaan sistem audit sebelum dan sesudah adanya era revolusi industri 4.0.
Dilanjutkan dengan sesi kedua yang dibawakan oleh Bapak Agung Nugroho S, SE MAk CPA CA CPMA.
Pada sesi ini dibahas dan mengkritisi mengenai fenomena-fenomena di masyarakat luas terhadap profesi audit dan pengaruhnya pada revolusi industri 4.0.
Ketua program studi Akuntansi FEB UKSW Dr Theresia Woro Damayanti SE MSi Ak CA mengatakan pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah untuk saling membagikan ilmu.
Seminar online ini memiliki keunggulan karena dinilai lebih fleksibel karena dapat diakses dimana saja dan kapan saja, dan lebih efisien disegala aspek.
Dalam waktu kurang dari 4 hari, seluruh panitia merubah seluruh rencana kegiatan menjadi seminar online.
"Lami mengapresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh panitia yang telah berupaya keras untuk itu," tutur Theresia.
Selain itu, dibagikan juga tips dan cara untuk menjadi seorang auditor profesional dengan berbagi pengalaman dan pemahaman.
"Serta pengetahuan dari mahasiswa untuk diterapkan pada bidang audit," terangnya.
Sebagai bentuk penjaminan mutu aktivitas seminar online, mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan secara online dengan mengisi formulir elektronik yang disediakan.
Panitia kemudian merangkum dan menyampaikan pertanyaan kepada pembicara. Mahasiswa juga diminta memberikan tanggapan atas konten seminar dengan mengungah di laman FLearn tersebut.
Acara ini juga menggunakan Pre-test dan Post-test sehingga dapat diketahui efektifitas dari Seminar Online
Ketua Panitia E-NASSA 2020 Gideon Felix Gunawan mengungkapkan seminar online digelar sebagai karena pandemi Covid-19 saat ini.
"Panitia merubah tatanan seminar menjadi berbasis online dan kemudian diberi nama E-Nassa. Semuanya dilakukan online dalam seminar ini, termasuk sambutan dan juga penyampaian materinya melalui Flexible Learning (FLearn) UKSW," Ketua Panitia E-NASSA 2020 Gideon Felix Gunawan.
Alhasil, meski dilakukan secara online peserta yang ambil bagian mencapai kurang lebih 249 orang.
Gideon Felix mengungkapkan rasa terimakasihnya atas dukungan yang diberikan staf Prodi Akuntansi sehingga acara ini tetap bisa berlangsung.
"Perubahan menjadi seminar online dilakukan sebagai tindak lanjut dari berbagai surat edaran yang di keluarkan pemerintah dan kampus, tetapi disisi lain tidak ingin menyurutkan semangat keluarga besar NASSA yang telah berusaha keras mempersiapkan acara ini," ujar Felix.
Setelah sempat melalui sejumlah diskusi dengan berbagai pihak antara panitia dengan beberapa dosen prodi Akuntansi FEB UKSW terciptalah ide untuk membuat seminar online ini.
"Agar transfer pengetahuan tetap bisa dilakukan dan disisi lain tetap menjaga social distancing untuk memitigasi resiko penularan virus covid-19," terangnya.
Sementara, Hendri Santosa SE M.Si Ak CA Ketua Ikatan Akuntansi Indoensia sekaligus Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah menuturkan, generasi millennial tetap antusias dalam menerima materi secara online.
Hal serupa disampaikan Dr Woro Damayanti SE MSi Ak CA dan juga Dekan FEB UKSW Roos Kities Andadara SE MBA PhD.
Seminar online pertama di UKSW ini pun diterima dengan antusiasme yang tinggi oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di UKSW dengan total peserta online sebanyak 249 peserta./
Penulis : ern
Editor : jks