Longsor di Cilacap, Rumah Digotong Dipindahkan


 Dengan cara tradisional, warga memboyong rumah warga yang terancam tanah longsor di Dusun Wanasri Jeruklegi Cilacap. Foto: istimewa

 

CILACAP  - Serentetan bencana alam masih terjadi di wilayah Cilacap. Hujan lebat yang mengguyur Cilacap sejak Minggu (29/10) malam telah mengakibatkan beberapa titik dilanda bencal baik tanah longsor maupun banjir. Sebuah tebing longsor di Dusun Wanasri Desa Jeruklegi Wetan Kecamatan Jeruklegi yang menimpa sebuah rumah Sirin di wilayah Rt 01 Rw 06 Dusun Wanasri yang hampir romboh tertimpa material tanah longsoran.

Beruntung Sirin dan keluarga selamat dari musibah ini. Bencana ini juga membuat sejumlah rumah warga di sekitarnya terancam. Di antaranya rumah milik Siti Fatimah yang juga berada di sekitar tebing. Rumah tersebut turut dievakuasi oleh petugas dan warga dengan cara tradisional digotong bersama.

 “Untuk mengantisipasinya, petugas sudah meminta penghuninya untuk mengungsi ke rumah tetangga lain yang lebih aman” tandas Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Jeruklegi AKP Sugeng Hartono yang Senin (30/10) pagi kemarin berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan membantu kerja bakti warga.

Dikatakan, longsor di Dusun Wanasri itu terjadi Senin pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Bersama dengan aparat dari jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan relawan bencal, pihaknya melakukan gotong royong. “Kami juga memberikan bantuan nasi bungkus untuk warga yang kerja bakti,” tutur AKP Sugeng seraya mengimbau agar warga lain yang tinggal di daerah rawan bencal baik tanah longsor maupun banjir untuk tetap waspada karena curah hujan yang masih tinggi.

 Dalam waktu yang hampir bersamaan, guyuran hujan lebat juga mengakibatkan pagar PKM Karangpucung 2 Desa Surusunda Kecamatan Karangpucung (Cilacap barat) juga dilaporkan ambruk. Tembok dengan ketinggian 5 meter itu ambruk sepanjang sekitar 35 meter.

Sementara di Kecamatan Kesugihan, air sungai yang berada di sekitar Pasar Lebeng meluap dan menggenangi jalan raya. Pada pagi kemarin, menyebab arus kendaraan lumpuh total namun beranjak siang air surut dan jalan raya kembali dapat dilalui pengguna jalan.

Bencana tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Kroya (Cilacap timur) kemarin pagi. Dari data BPBD Cilacap, titik longsor pada tepi jalan Jerukmanis RT 1 RW 4 Desa Kedawung Kroya. Pihak UPT BPBD Kroya dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang langsung turun ke lokasi untuk menyingkirkan material longsoran dibantu oleh warga setempat. 

 

Penulis :
Editor   :