BANYUMAS – Petani tua asal Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Dasam Arsanom (61), Selasa (31/10) tewas tertabrak kereta api (KA) di Kebasen. Korban tertabrak KA Sawunggalih Pagi jurursan Kutoarjo-Pasar Senen sekitar pukul 08.51 WIB.
Humas Daop V Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, yang bersangkutan tertabrak KA di KM 366}+8/9 petak antara Stasiun Randegan dengan Stasiun Kebasen. Dari laporan yang masuk, saat kejadian korban sedang berjalan di rel dengan membawa cangkul dan hendak pergi ke sawah. Sesampai di sawah, korban meninggalkan cangkul di atas rel, di lokasi kejadian posisi rel baru dengan rel lama letaknya beda ketinggiannya. Sehingga korban meletakan cangkul di rel baru, kemudian turun ke rel lama.
Setelah turun, korban bermaksud mengambil cangkul, sehingga posisinya sedikit naik. Pada saat yang bersamaan datang KA Sawunggalih Utama. Masinis KA sudah berusaha membunyikan klakson KA, namun korban tidak sempat menghindar.
?Jadi petani ini meletakan cangkul di jalur rel baru, kemudian ia turun terlebih dahulu, setelah itu ia mengambil cangkul, namun bersamaan dengan KA yang lewat,? terang Ixfan.
Setiba di Stasiun Kebasen, masinis melaporkan kejadian tersebut. Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Petugas lalu melaporkan kejadin tersebut ke Polsek Kebasen dan Puskesmas Kebasen untuk dilakukan proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Penulis :
Editor :