Petugas Kepolisian membuat pagar betis untuk mencegah aksi para pedagang memblokir jalan pada saat aksi di depan Pasar Paduraksa. Foto : Probo Wirasto.
PEMALANG - Sejumlah pedagang Pasar Paduraksa kembali melakukan unjuk rasa. Aksi kali ini mereka lakukan di depan pasar untuk meminta kejelasan pembangunan kembali pasar yang telah mereka diami bertahun-tahun. Namun aksi pengunjuk rasa yang berencana memblokir jalan DI Panjaitan yang berada di depan pasar gagal, pasal pagar betis petugas Kepolisian sudah mengantisipasinya, pada aksi, Selasa (7/11).
"Kami menuntut Pasar Paduraksa segera dibangun kembali, harus ada jaminan dari pemerintah daerah bahwa pada Bulan Desember-Januari proses lelang yang sempat batal untuk segera dilakukan, karena jika tidak akan mundur-mundur kembali dan menyengsarakan pedagang,"tegas Koordinator Lapangan Andi.
Sementara itu salah seorang pedagang, Suwarni, mengaku dengan direlokasinya pedagang didepan pasar membuat omset dagangan menurun karena kondisinya sumpek. Padahal tadinya pedagang mau dipindah karena dijanjikan akan segera dilakukan pembangunan, namun setelah pindah justru pembangunan mundur tidak jadi tahun 2017 namun akan dilakukan tahun 2018 itu pun baru rencana.
Meski sempat berusaha akan melakukan aksi blokir jalan tetapi gagal, aksinya pengunjuk rasa melakukan orasi di depan pasar sekitar satu jam. Mereka mengancam jika sampai Bulan Desember-Januari tetap tidak ada kejelasan kapan pasar akan dibangun maka pedagang akan turun ke jalan kembali bahkan memindahkan barang dagangannya ke jalan.
Gagal Lelang
Sementara itu terpisah Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pemalang, Hepi Priyanto, menjelaskan bahwa semula memang direncanakan pada tahun 2017 ini Pasar Paduraksa akan direhab dengan menggunakan dana dari Kementrian Perdagangan senilai Rp 6 miliar. Hal ini disebabkan kondisinya sudah sangat memprihatinkan, sehingga harus dirombak total.
"Tetapi kenyataannya terjadi gagal lelang karena tidak ada rekanan yang memenuhi syarat, sehingga pembangunan tidak bisa dilakukan pada tahun ini akan tetapi dipastikan terlaksana pada tahun 2018 mendatang,"jelasnya.
Selain menyorot soal molornya rehab Pasar Paduraksa, pedagang juga meminta adanya perbaikan jalan yang rusak di depan Pasar. Namun demikian dari keterangan pihak DPUPR dan pihak ketiga yang ditunjuk pengembang jalan tol untuk melakukan perbaikan, diperoleh keterangan material untuk perbaikan sudah di lokasi sehingga pelaksanaan penambalan akan dilakukan Selasa atau Rabu malam.
Penulis : pw
Editor :