Waspadalah! 36 Desa Ini Rawan Banjir


Tanggul di Sungai Bodas di Kecamatan Rembang, Purbalingga jebol karena diterjang bancir. Warga di 36 desa di 11 kecamatan di daerah rawan banjir diminta waspada. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA - Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga  meminta warga di wilayah yang rawan bencana alam untuk waspada. Pasalnya musim hujan sudah mulai turun.

“Di Kabupaten Purbalingga terdapat 13 kecamatan yang rawan longsor  dan 36 desa di 11 kecamatan yang rawan banjir,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Purbalingga, Muksoni, Selasa (7/11).

Pihaknya juga intens melakukan kordinasi dengan stasiun Klimatologi Semarang. Diprediksikan, hujan masih akan terjadi sampai Februari 2018. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah rawan bencana, baik longsor maupun banjir dihimbau untuk tetap waspada. 

"Diprediksi masih akan terjadi sampai pertengahan Februari 2018. Kami aktif koordinasi dengan stasiun klimatologi di Semarang, lalu kami lanjutkan ke rekan-rekan di kecamatan-kecamatan, untuk tetap waspada," terangnya.

Bagi yang berada di dekat lereng, tebing, hendaknya mengecek kondisi, jika ada retakan bisa diantisipasi. Pohon-pohon besar yang membahayakan,bisa dipangkas ranting-rantingnya. 

"Sampai saat ini statusnya masih siaga darurat, sejak Oktober sampai Februari. Jika dalam kurun waktu itu ada peristiwa besar kita tetapkan menjadi darurat bencana," imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : awl