Penghuni Warung Remang-remang Diduga Dibunuh Usai Kencan


PEMALANG - Mar'ah (40) seorang penghuni kompleks warung remang-remang Calam di seberang Terminal Induk Pemalang, ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan sejumlah luka di tubuhnya. Diduga korban yang merupakan warga Gendowang Moga dibunuh oleh teman kencannya, sebab sebelum ditemukan diketahui korban masuk kamar bersama dengan seorang laki-laki.

Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP melalui Kapolsek Pemalang, AKP Tarhim, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi antara lain pemilik rumah bernama Yanti diperoleh informasi bahwa korban diperkirakan menerima tamu pada Kamis (9/11) sekitar pukul 04.00. Namun sekitar pukul 05.00 saksi Yanti dan rekan korban bernama Ana mendengar suara mencurigakan sehingga menanyakan pada korban.

"Namun justru yang menjawab adalah lelaki yang bersama korban dari dalam kamar, menyatakan korban tidak apa-apa dan hanya menggigau,"jelasnya.

Benda Tumpul

Namun hingga sekitar pukul 07.00 tidak ada suara dari dalam kamar korban, sehingga Yanti mengecek ke dalam kamar Mar'ah. Di dalam kamar terlihat kaki dan saksi tersebut mengira itu adalah teman kencan korban, sehingga dibiarkan kembali karena takut mengganggu. Akan tetapi ditunggu hingga pukul 12.00 ternyata korban tetap tidak keluar dari dalam kamar.

Baru setelah dicek kembali ke dalam kamar dan dibuka selimut yang menutupi, terlihat itu adalah korban Mar'ah yang sudah dalam keadaan tidak bergerak dengan kondisi berlumuran darah pada bagian kepala dan dalam kondisi tidak berbusana, sementara tamu lelaki yang masuk bersama korban diketahui sudah tidak ada.  Sontak hal tersebut membuat geger warga komplek yang kemudian melaporkan pada petugas.

Dari hasil pemeriksaan petugas diketahui korban mengalami luka pukulan benda tumpul pada bagian kepala, serta luka lebam pada bagian kaki kiri. Tak jauh dari tubuh korban juga ditemukan sepotong kayu yang diduga digunakan untuk memukul korban, namun sejumlah perhiasan korban maupun telepon genggam sudah hilang. Sebab selama ini korban diketahui sering berpenampilan glamour dengan menggunakan banyak perhiasan.

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut serta mengetahui penyebab kematian, jazad korban dibawa ke RSUD dr M Ashari Pemalang untuk menjalani otopsi, sementara petugas masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut,"tambahnya.

 

Jasad  korban yang diduga merupakan korban pembunuhan saat dievakuasi dari tempat kejadian perkara menuju rumah sakit. Foto : Probo Wirasto.

Penulis : pw
Editor   :