Polisi Diserang Warga, Dimintai Helm


WONOSOBO - DK (27) seorang warga Desa Reco, Kecamatan Kertek,  Wonosobo membuat geger wilayah kota dengan membawa senjata tajam berupa pisau dan menerobos Pos Polisi Plaza kota Wonosobo. DK bahkan sempat meneriaki petugas sambil mengacung-acungkan pisau yang dibawanya. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.15 WIB , Selasa (14/11) saat anggota Satlantas sedang berjaga di dalam Pos.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kapolres, pelaku secara tiba-tiba menodong polisi dengan pisau yang dibawanya dan berteriak meminta helm. Setelah diberi helm oleh anggota Polres Wonosobo, pelaku DK kemudian pergi meninggalkan pos polisi. Namun tak ada yang terluka dalam kejadian tersebut.

“Pelaku akhirnya dikejar dan ditangkap oleh Petugas Satreskrim dan Satlantas Polres Wonosobo di jalam Ahmad Yani Wonosobo tanpa perlawanan. Pelaku sekarang diamankan di Mapolres Wonosobo untuk dilakukan penyidikan,” terangnya.

Disinggung mengenai motif penyerangan, Kapolres menjelaaskan dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Kapolres mengaku telah mendatangi tempat tinggal DK dan memeriksa beberapa orang saksi. “Mereka menyatakan yang bersangkutan gila. Bahkan dari pihak keluarga juga membenarkan dan menyatakan pelaku ini pernah dirawat di RSJ Magelang. Namun untuk lebih jelasnya, kami masih menunggu keterangan dari dokter kejiwaan,” tambah Kapolres.

Sementara saat dikonfirmasi adanya kemungkinan motif lain, Kapolres menyatakan sampai saat ini pihaknya tidak menemukan adanya indikasi lain. “Jadi, untuk permasalahan ini tidak terkait dengan hal lain-lain. Kejadian penyerangan ini murni dilakukan oleh pelaku yang kurang waras. Dan alhamdulillah tidak ada yang terluka dalam kejadian ini baik petugas kami maupun warga yang ada di sekitar lokasi,” pungkasnya. 
 

Penulis :
Editor   :