Kader PDI Perjuangan Harus Menyapa Dan Menyerap Aspirasi Rakyat


Kader PDI Perjuangan Harus Menyapa Dan Menyerap Aspirasi Rakyat

 

MAGELANG, WAWASANCO  – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir Sudjadi menyampaikan pesan dari Ketua DPR RI. Puan Maharani. Isinya, kader PDI Perjuangan khususnya yang menjadi anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, jangan lupa menyapa warga dan menyerap aspirasinya.

            “Agar pengabdian sebagai wakil rakyat diterima  oleh masyarakat, maka setiap[ resis wakil rakyat dari PDI Perjuangan harus benar-benar turun ke masyarakat,” kata Ir Sudjadi saat menyampaikan pesan Puan Maharani pada penyerahan bantuan beras kepada warga,  di Kantot Marhaen yang juga kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, Selasa (28/12/2021).

            Sebanyak  10 ton beras diserahkan secara simbolis, untuk selanjutnya diberikan kepada warga, khususnya kader PDI Perjuangan di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Magelang, Temanggung dan Purwirejo. Penyaluran beras tersebut, merupakan prakarsa Ketua DPR RI Puan Maharani.

            Ada pesan dari Mbak Puan, lanjut Sudjadi, kader  PDI Perjuangan, khususnya kader menjadi anggota DPR RI. DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten, jangan lupa menyapa rakyat dan serap aspirasinya.

            Hadir dalam penyerahan bantuan beras tersebut, Sekretaris dan Bendahara DPC  PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, Grengseng Pamuji dan  Sakir, serta anggota DPRD Kabupaten Magelang dari PDI Perjuangan, dan Ketua PAC PDIP di 9 kecamatan.

            Sebanyak 10 ton beras yang diserahkan  untuk rakyat yang membutuhkan di Dapil 6 Jateng oleh Ir Sudjadi,   melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, atas prakarsa Mbak Puan Maharani.  Bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian wakil rakyat kepada rakyat di Dapil masing-masing yang masih menderita kesulitan  ekonomi akibat COVID-19 yang masih berkepanjangan.

            Dari 10 ton beras tersebut, untuk DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang terdapat 4,5 ton yang kemas menjadi 900 paket, setiap  paket berisi 5 Kg beras. Untuk  DPC PDI Perjuangan Kabupaten  Temanggung  ada  600 paket, dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo ada 500 paket.

            Bungkus paket beras, tertera  logo mbak PUAN memakai caping  petani. Logo tersebut adalah  sebagai pengingat dan penyemangat ideologi Marhainisme. “Nama kaum Marhaen  itu berasal dari  nama  seorang  petani bernama Pak Marhahen,” ujar Sudjadi.

            Karena nama tersebut, menginspirasi Bung Karno menjadi sebuah lambang perjuangan  untuk mengentaskan kemiskinan, kemelaratan, dan kebodohan kaum tani dari belenggu penjajahan saat itu.

“Dulu, waktu penjajahan, kepemilikan aset tanah, alat kelengkapan pertanian, apa lagi modal untuk beli pupuk  oleh petani amat menyedikan,” pungkasnya. 

Penulis : as
Editor   : edt