Semarang, Wawasan.co — Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah atau BNNP Jateng melalui Tim Kerja Rehabilitasi melaksanakan Rapat Pembentukan Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Berkelanjutan di Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Program ini mengusung nama KOBRA (Krobokan Berantas Narkotika) sebagai simbol komitmen bersama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di bidang rehabilitasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Semarang Barat, Lurah Krobokan, unsur TNI dan Polri melalui Danramil dan Kapolsek, Kepala Puskesmas Krobokan, serta tokoh masyarakat setempat. Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Kepala BNNP Jateng, Toton Rasyid, S.H., M.H. menegaskan bahwa ancaman narkotika merupakan tantangan nyata yang memengaruhi stabilitas sosial, ekonomi, dan ketahanan masyarakat. Berdasarkan data global, jumlah penyalahguna narkotika mencapai 316 juta orang pada tahun 2023 dan meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir. “Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya penanganan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui pendekatan berbasis komunitas,” ujar Toton Rasyid.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Program IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) merupakan strategi BNN RI dalam mendekatkan akses layanan rehabilitasi kepada masyarakat. Program ini mengedepankan prinsip “dari, oleh, dan untuk masyarakat” dengan mengoptimalkan peran Agen Pemulihan (AP) yang berasal dari lingkungan setempat. Keberlangsungan operasional Unit IBM di Kelurahan Krobokan merupakan bentuk nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat dalam upaya P4GN.
“Melalui pembentukan Unit IBM KOBRA ini, kami berharap dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menangani penyalahgunaan narkotika. Dukungan seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan program ini,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Semarang Barat, Supriyanto, S.H. berujar bahwa Kecamatan Semarang Barat menyambut baik dan mendukung penuh pembentukan IBM KOBRA sebagai wujud kolaborasi nyata antara pemerintah, BNN, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Kami memandang program ini sebagai langkah konkret yang tidak hanya bersifat penanganan, tetapi juga pencegahan melalui edukasi dan penguatan peran masyarakat. Ke depan, kami akan mendorong seluruh kelurahan untuk aktif berpartisipasi dan menjadikan IBM sebagai bagian dari upaya pembangunan sosial di wilayah kami. Kami juga berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program ini berjalan optimal, terintegrasi, dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif,”terangnya.
Sedangkan Lurah Krobokan, Andreas Ferry Kusumo, S.E., M.M. menyatakan bahwa Kelurahan Krobokan memiliki komitmen kuat untuk mendukung keberlanjutan IBM KOBRA sebagai gerakan bersama dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. Pembentukan unit ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan partisipasi aktif warga, tokoh masyarakat, serta agen pemulihan dalam menciptakan lingkungan yang peduli, tanggap, dan berdaya terhadap permasalahan penyalahgunaan narkotika.
“Kami optimis, dengan dukungan dari BNNP Jawa Tengah dan seluruh stakeholder, IBM KOBRA dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Harapannya, program ini tidak hanya mampu membantu proses pemulihan bagi warga yang terdampak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.”harapnya.
Program IBM Berkelanjutan sendiri dilaksanakan melalui tiga komponen utama, yaitu sosialisasi, pemetaan, dan penjangkauan, yang dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan agar layanan rehabilitasi dapat diterima dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BNNP Jawa Tengah berharap, melalui sinergi yang solid antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Kelurahan Krobokan dapat menjadi contoh wilayah yang tangguh dan berdaya dalam melawan ancaman narkotika, sejalan dengan semangat “Krobokan Berantas Narkotika (KOBRA)”
Penulis : holy
Editor : Daniel