Sewa Alat dan Mesin Pertanian Bantuan Pemerintah, Harus Lebih Murah


Selain menggelar saresehan, Bupati Joko Sutopo juga melaukan panen perdana menggunakan sarana panen moderen bantuan dari pemerintah. Foto: Tulus PE

WONOGIRI- Setahun belakangan ini pemerintah telah menggelontorkan ribuan unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dalam berbagai macam, seperti, traktor tangan, sprayer (alat penyemprot hama) dan lainnya. Bantuan tersebut diberikan dengan harapan mampu menekan biaya produksi, sehingga petani mendapat keuntungan lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Bupati Joko Sutopo di hadapan para petani, pada saat menggelar sarasehan  di balai Desa Mojopuro, Kecamatan Wuryantoro,  seusai melakukan panen perdana padi musim tanam ini, Rabu (7/3).

‘’Pemerintah memberi bantuan  alat dan mesin pertanian (alsintan) dimaksudkan untuk meringankan beban petani. Jika bantuan dari pemerintah disewakan dengan harga yang sama atau lebih mahal dari harga sewa alat dan mesin pertanian swasta, pemerintah bisa menarik kembali bantuan tersebut,’’ tegas Bupati Joko Sutopo  yang akrab disapa Mas Jekek, tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Jekek menegaskan bahwa apa yang disampaikan tersebut masih bersifat peringatan. Artinya sejauh ini belum ada bantuan Alsintan di Kabupaten  Wonogiri yang ditarik kembali oleh pemerintah. "Sekarang masih dalam tahap inventarisasi dan sosialisasi. Tapi perubahan paradigmanya sudah luar biasa bagus," ujarnya

Menurutnya, semua pihak perlu membangun kesadaran, bahwa bantuan alsintan itu untuk meringankan biaya operasional petani. "Jadi, jasa sewa traktor bantuan pemerintah seharusnya lebih murah dari pada traktor pribadi atau swasta. Kalau jasanya sama dengan swasta, silakan melayangkan aduan ke Dinas Pertanian. Traktornya akan kami tarik," katanya

Peringatan itu sebagai bagian dari upaya untuk menumbuhkan kesadaran dan ketertiban dalam menggunakan bantuan Alsintan dari pemerintah. Pasalnya, masih banyak penerima bantuan yang pengelolaannya belum sesuai dengan tujuan pemberian bantuan tersebut.

Terpisah, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rahayu Widodo Desa Mojopuro, Surono mengungkapkan, beberapa bantuan Alsintan yang berupa mesin panen di kelompoknya disewakan dengan harga jauh lebih rendah dari swasta. "Bahkan harganya terendah se-Wonogiri. Satu karung (gabah panen) hanya Rp 10.000," katanya.

 

Penulis : tpe
Editor   :