Di Reruntuhan Pasar,  Sri Mengais Sisa Dagangan


Sejumlah pedagang tampak mengais barang  dagangan yang hangus terbakar di Pasar Pagi Kaliwungu. Foto. Agus Umar
Kebakaran Pasar Pagi Kaliwungu menyisakan duka mendalam, bagi para pedagang. Rata-rata mereka mengaku tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya yang berada di dalam kios. Pasalnya api cepat membesar dan merambat ke bagian tengah pasar. Salah satu di antaranya Amirah (38) Pedagang elektronik di Pasar Pagi Kaliwungu.

 Amirah mengaku baru dua hari mengisi kiosnya dengan dagangan berupa alat elektronik. Dikatakan, saat kejadian dirinya dan suami sebenarnya sudah mendatangi lokasi namun dirinya tidak bisa berbuat banyak karena api sudah membakar kiosnya.

Minggu (20/8) pagi dirinya kembali mendatangi Pasar Pagi Kaliwungu untuk melihat puing-puing kiosnya dan berusaha mengais sisa-sisa barang dagangan yang masih bisa dimanfaatkan.

“Saya tadi malam tidak sempat mengeluarkan barang dagangan mas, api sudah mulai besar dan takut,” kata Amirah, pedagang pasar pagi yang kehilangan kios elektroniknya.

Dikatakan, akibat musibah ini dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Pedagang lain, Sri Puji juga mengalami nasib yang sama. Dikatakan, dirinya berjualan pakaian dan tidak ada satupun barang dagangan yang bisa diselamatkan. Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Kendal bisa memberikan bantuan baik modal maupun tempat berjualan sementara sebelum pasar kembali dibangun.

“Harapannya bisa segera dibangun agar kami bisa berjualan kembali,” kata Sri Puji pedagang setempat.

Sementara polisi mulai memasang garis polisi dan mengamankan lokasi agar memudahkan penyelidikan. Sementara titik api masih terlihat di sejumlah lokasi kebakaran, mobil pemadam masih disiagakan untuk  melakukan pendinginan.

Polisi dari Polsek Kaliwungu langsung memasang garis polisi di lokasi kebakaran dan meminta warga dan pedagang untuk keluar dari lokasi agar memudahkan penyelidikan. Garis polisi dipasang mengitari pasar, mulai dari dugaan titik awal api hingga bagian depan pasar.

Polisi kewalahan menghalau warga yang ingin melihat puing puing bekas kebakaran dan pedagang yang mencoba mengais sisa barang dagangannya yang terbakar. Kapolsek Kaliwungu AKP Nanung Nugraha mengatakan, hingga minggu pagi titik api masih terlihat.

“Kita memasang garis polisi agar petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan dan polisi memeriksa lokasi kebakaran. Polisi juga melakukan penjagaan lokasi kebakaran agar memudahkan, Labfor yang akan memeriksa melakukan penyelidikan,” kata Nanung

Kapolsek menjelaskan, hingga minggu dinihari sudah ada tiga saksi yang dimintai keterangan yakni penjaga pasar hingga pemilik kios yang diduga awal api terbakar.

“Kita masih mencari keterangan awal api terbakar, agar bisa menyimpulkan dugaan sementara apakan dari hubungan arus pendek atau lainnya,” imbuh kapolsek. 

Penulis :
Editor   : awl