Unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) mengecek penemuan 29 buah granat di Desa Kebanaran, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Minggu (20/8). (Foto :Joko Santoso)
BANJARNEGARA-Warga Desa Kebanaran RT 2 RW 4 Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara digegerkan dengan penemuan 29 buah granat, Minggu (20/8). Bahan peledak tersebut ditemukan di pekarangan milik Riyanto. “Penemuan granat berawal saat saya menggali tanah pekarangan untuk membuat batu bata,” kata Riyanto.
Dari bongkahan tanah ternyata ditemukan satu buah granat. Hal itu membuatnya terkejut. Selanjutnya saat dia menggali lagi, ditemukan lagi lima buah granat. Kontan saja hal itu membuatnya heran. “Selanjutnya setelah saya kembali melakukan penggalian total ditemukan sebanyak 29 granat,” terangnya.
Penemuan granat tersebut langsung dilaporkan kepada polisi di Polsek Mandiraja. Polisi lalu datang bersama tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Purwokerto. Kawasan tersebut juga dipasangi garis polisi.
Warga setempat yang mendengar adanya informasi penemuan granat langsung berdatangan ke lokasi. Polisi sudah berjaga-jaga dan melarang warga mendekat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman yang berada di lokasi penemuan granat mengatakan informasi awal menyebutkan bahwa granat tersebut diperkirakan masih aktif. Polisi juga masih melakukan penyelidikan darimana granat tersebut berasal. “Mengenai asal granat tersebut kita masih menunggu penelusuran yang dilakukan pihak kepolisian,’ imbuhnya.
Penulis : Joko Santoso
Editor :