Duh, Ternyata Nelayan Rentan Terkena ISPA


Dengan dilayani sekitar 10 tenaga kesehatan, masyarakat antre memeriksakan kesehatannya, dengan pemberian obat secara gratis. Foto: Aman Ar
PEMALANG- Rendahnya tingkat kesehatan masyarakat di daerah pesisir atau kampung nelayan, menjadi salah satu hal yang menjadi 
 
konsentrasi Djarum Foundation dalam program Bakti Sosial bekerja sama dengan Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN), untuk 
 
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah itu.
Bertempat di Balai Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, Sabtu (26/8) lalu, kegiatan bakti sosial 
 
pelayanan kesehatan dan pengobatan massal gratis ini digelar. Kegiatan ini diikuti sekitar 420 orang, yang datang dari berbagai daerah 
 
setempat.
Tim medis dari YBIN, dr Mada Gautama menyebutkan, tingkat kesehatan pada masyarakat pesisir memang rata-rata masih kurang 
 
mendapat perhatian. Selain itu, profesi atau mata pencaharian yang dilakukan masyarakat setempat, sangat memungkinkan hal itu 
 
terjadi.
''Banyak masyarakat yang bekerja di tengah laut, kurang memperhatikan tingkat kesehatan dan kondisi fisiknya. Berdasarkan hal itu. 
 
keadaan seperti ini harus menjadi tugas kita bersama, memberi pengertian untuk segera periksa. Kami juga melakukan jemput bola, 
 
dengan langsung melayani melalui pengobatan massal gratis ini,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Kelurahan Sugihwaras, Febri Djatmiko S STP MP menyebutkan, salah satu hal yang membuat banyak warganya 
 
menderita sakit, yakni karena tuntutan mata pencaharian. Sebagian masyarakat yang ada di wilayahnya memang bermatapencaharian 
 
sebagai nelayan. Dengan seringnya terkena angin laut dan lingkungan pantai yang kotor, membuat sebagian nelayan atau masyarakat 
 
menderita infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).
"Banyak keluhan yang disampaikan warga kami yang berprofesi sebagai nelayan, yakni sakit ISPA, paru-paru atau bahkan diare. Hal 
 
ini terjadi karena memang tuntutan pekerjaan sebagai nelayan berisiko terkena ISPA dan sakit paru-paru. Karena seringnya terkena 
 
angin malam saat melaut, mereka rentan terhada penyikit itu,'' kata Febri, yang ditemui di sela-sela kegiatan.
Sementara itu perwakilan Djarum Foundation, Arvi Okatviendra menyatakan, kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu kegiatan rutin 
 
yang dilakukan pihaknya. ''Ini merupakan kegiatan bakti sosial yang keenam kalinya kami lakukan. Kami berharap, dengan adanya 
 
kegiatan semacam ini, setidaknya bisa sedikit membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatannya, agar mereka bisa 
 
beraktivitas dengan kondisi tubuh yang sehat,'' ujar Arvi.

Penulis :
Editor   : awl