PKB Tawarkan Kursinya ke Kandidat Calon


Suasana launching penjaringan bakal cabup-cawabup dari PKB, kemarin. Sejumlah nama kandidat cabup-cawabup ikut hadir dalam acara iniFoto: Ali Bustomi/

KUDUS -Tak ingin tertinggal dengan partai lain, DPC PKB Kudus akhirnya membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus 2018. Partai berlambang bola dunia tersebut melaunching pembukaan penjaringan dengan mengundang seluruh kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati di kantor DPC setempat, Minggu (27/8).

"Kami memang sengaja mengundang semua bakal calon yang sudah meniatkan diri maju dalam Pilkada nanti. Dalam kesempatan tersebut, kami juga mempersilahkan mereka untuk sekaligus mengambil formulir pendaftaran," ujar Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kudus, Nurhadi.

Meski bisa dikatakan terlambat di banding partai lain, namun Nurhadi optimistis proses penjaringan yang dilakukan akan mendapat respon positif dari para kandidat bakal calon. Pasalnya, dengan enam kursi yang dimiliki, PKB menjadi partai yang akan cukup diperhitungkan dalam Pilkada mendatang.

"Dengan enam kursi yang kami miliki, kami optimistis akan banyak kandidat calon yang akan merapat ke kami," tandasnya.

Namun, dari sekian nama yang sudah mendeklarasikan pencalonannya, tercatat hanya delapan orang bakal calon yang menghadiri undangan PKB tersebut. Kedelapan nama tersebut yakni Ketua DPRD Masan, Anggota DPRD Jateng Sri Hartini, Ketua Perindo Noor Hartoyo, anggota DPRD Fraksi Golkar Mawahib, Pengusaha Umar Ali, Ketua Partai Idaman, Maesaroh, dan Djoni Raharjo (pensiunan guru).

Sementara,nama lain seperti mantan Kepala Dinas PKPLH Sumiyatun, tidak nampak hadir dalam acara launching tersebut dan Ketua DPD Nasdem Kudus Akhwan Sukandar hanya diwakilkan oleh Sekretaris DPD Nasdem Kudus, Wafy Baq.

Ketua DPC PKB Kudus, Ilwani mengungkapkan, proses penjaringan yang tengah dilakukan PKB menunjukkan partainya merupakan partai terbuka. Sehingga, pihaknya mempersilahkan semua kandidat bakal calon untuk bisa memanfaatkan terbukanya pintu pendaftaran di PKB.

"Silahkan semua mendaftar. Bahkan, saya selaku ketua DPC PKB Kudus juga akan memanfaatkan momentum ini untuk mendaftarkan diri,"  kata Ilwani.

Apalagi menurut Ilwani, dari sekian parpol yang ada di Kudus, hanya PDIP yang telah memenuhi syarat peroleh kursi untuk mengusung calon sendiri. Namun, demikian Ilwani yakin jika PDIP tetap akan berusaha menjalin koalisi.

"Meski PDIP bisa mengusung calon sendiri, tapi saya yakin koalisi tetap dibutuhkan. Dan saya harap kesempatan ini bisa digunakan sebaik-baiknya," ujar Ilwani.

Tawaran Ilwani tersebut cukup direspon positif oleh para kandidat calon yang hadir. Usai launching penjaringan, para kandidat pun langsung menggunakan kesempatan untuk mengambil formulir pendaftaran. Hanya Masan yang sudah mendaftar ke PDIP saja yang memutuskan tidak mengambil formulir.

"Meski saya tidak mendaftar, tapi saya tetap akan menjalin komunikasi politik dengan PKB,"  kata Masan. 

Penulis : al
Editor   : awl