Anggota polisi memeriksa sumur milik Awal Supriyanto (30) warga Desa Limbangan RT. 5 RW. 3 Kecamatan Kutasari, Purbalingga. Satu orang tewas dan dua orang lainnya dilarikan ke RS saat membersihkan sumur tersebut. (Foto :Joko Santoso)
PURBALINGGA- Ruswanto (35) warga Desa Dawuhan RT. 3 RW. 1 Kecamatan Padamara, Purbalingga tewas saat membersihkan sumur milik Awal Supriyanto (30) warga Desa Limbangan RT. 5 RW. 3 Kecamatan Kutasari, Purbalingga pada Minggu (4/11). “Hari itu korban bersama beberapa orang lainnya memang bekerja membersihkan sumur,” kata Kapolsek Kutasari AKP Bambang Sidik, Senin (5/11).
Dia menjelaskan sejumlah korban yang lain menderita sesak nafas dan pingsan pada saat akan menolong korban yang terjatuh kedalam sumur. Korban yang menderita sesak nafas dan pingsan diantaranya Samsul (32) warga Desa Limbangan RT 2 RW 1 Kutasari, Rismanto al. Goris (37) warga Desa Limbangan RT 4 RW. 2 dan Sarno (55) warga Desa Limbangan RT. 5 RW. 3, Kutasari. Ketiganya dirawat di RS Siaga Medika Purbalingga.
Dua korban lain yang merupakan rekan kerja korban adalah Sudarno (30) dan Sudiro (25) keduanya warga Desa Dawuhan RT. 3 RW. 1 Kecamatan Padamara, Purbalingga. Keduanya juga dirawat di Rumah Sakit Siaga Medika Purbalingga.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula pada saat Korban Ruswanto dan kedua temannya yaitu Sudiro dan Sudarno sedang membersihkan sumur dengan kedalaman sekitar 16 meter. Kemudian mereka menurunkan mesin disel penyedot air karena daya sedot tidak mampu. Pada waktu itu, mesin sudah dihidupkan dengan posisi di gantung dalam sumur pada kedalaman sekitar 10 meter. Kemudian para pekerja naik ke atas semua tetapi mesin tetap tidak dapat menyedot air.
Tak lama kemudian Sudarno turun untuk mematikan mesin diesel. Setelah itu, korban Ruswanto berusaha turun dengan maksud untuk membetulkan letak selang. Sesampai di dalam sumur, korban Ruswanto justru merasa sesak nafas sehingga berusaha naik ke atas tetapi terpeleset dan jatuh ke dalam sumur.
Mengetahui hal tersebut, teman-teman korban berusaha menolong dengan turun kedalam sumur tetapi mereka juga tidak kuat dan lemas akibat adanya asap yang berasal dari mesin disel. Setelah berhasil dievakuasi, para korban dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban Ruswanto tidak ditemukan tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal dunia karena sesak nafas setelah menghirup gas dari mesin disel hingga terjatuh dan terdapat luka sobek di kepala bagian belakang" ujar Kapolsek.
Penulis : Joko Santoso
Editor :