Jalur nasional di wilayah Pantura Tegal sedang dalam pemeliharaan rutin sebelum nantinya pada tahun anggaran 2019 dilaksanakan proyek pekerjaan perbaikan jalan Brebes-Tegal. Foto. Eko Saputro
TEGAL - Kerusakan jalan nasional di Jalur Pantura Wilayah Brebes-Tegal direncanakan segera diperbaiki. Saat ini proyek perbaikan jalan dalam tahap proses lelang. Diharapkan, pada Desember 2018 ini proses lelangnya sudah rampung.
"Mudah-mudahan, Desember besok sudah tanda tangan kontrak. Sehingga awal 2019 segera ada pekerjaan perbaikan fisik," jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Brebes-Tegal, Bina Marga Wilayah 1 Jawa Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Erwin Minarko saat dihubungi wartawan, Rabu (21/11).
Erwin menambahkan, perbaikan dilakukan di beberapa titik di ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. “Prioritas perbaikan berada di titik-titik kerusakan, seperti ruas Kalirambut, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal sepanjang 1 kilometer ke arah Pemalang. Di titik itu, jalan bergelombang sehingga tidak membuat nyaman pengguna jalan," paparnya.
Kemudian, lanjutnya, ruas jalan Jembatan Kaligangsa Brebes hingga persimpangan akses keluar tol Brexit sepanjang 2,5 kilometer. “Selain itu, ruas jalan di KM 190-192,5 Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes ke arah Jakarta sepanjang 3 kilometer. Di titik itu akan dilakukan pembetonan jalan karena rawan banjir,” lanjutnya.
Terakhir, ungkap Erwin, yakni di ruas jalan persimpangan Pejagan-Brebes hingga tiga kilometer baik dari atau ke arah Jakarta. Dua lajur itu akan dibenahi pada paket perbaikan jalan pada 2019 mendatang. “Semua ruas jalan dilakukan perbaikan menggunakan aspal kecuali di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes yang menggunakan rigid atau beton karena rawan banjir. Proses perbaikan jika dimulai awal 2019, ditargetkan sebelum akhir tahun tersebut pekerjaan sudah rampung, karena ini proyek multiyears," katanya.
Erwin menandaskan, anggaran untuk perbaikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. “Besarannya belum tahu persis berapa nominalnya, karena masih proses lelang. Namun, anggaran ditaksir lebih dari Rp 100 miliar. Karena adanya perbaikan, kami meminta maaf kepada pengguna jalan jika lalu lintas terhambat. Sebelum proses kontrak rampung,kami hanya melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin jalan,” jelas Erwin.
Penulis : ero
Editor :