Petugas melayani pemasangan kontrasepsi implant pagi akseptor Keluarga Berencana di Kabupaten Purbalingga. Permintaan KB metode suntik dan implant meningkat. (Foto :Joko Santoso)
PURBALINGGA – Program Keluarga Berencana (KB) metode suntik ternyata sangat populer bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga. Hal itu, dibuktikan dengan jumlah peserta KB baru jenis suntik di Kabupaten Purbalingga, hingga September lalu. Jumlahnya mencapai 7.708 peserta baru KB jenis ini.
Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk KB P3A) Kabupaten Purbalingga Teguh Indriyono, Rabu (21/11). "Dari data pencapaian KB jenis suntik, sudah tercapai 7.708 peserta KB baru jenis ini," jelasnya ditemui di ruang kerjanya.
Menurutnya jumlah peserta KB model suntik sampai akhir Desember masih akan terus bertambah. "Target kami kami pada tahun ini, ada 11.546 peserta KB baru jenis suntik," ungkapnya.
Selain suntik, jenis KB implant juga diminati para akseptor di Kabupaten Purbalingga. Hingga September tahun ini, KB implant telah manyentuh 4.188 peserta dari target sebanyak 6.057 peserta.
Sementara KB jenis spiral, perkiraan peminat masyarakat untuk KB jenis ini sebanyak 3.827 peserta. Namun sampai September lalu sudah ada 2.464 peserta yang menjadi akseptor KB yang populer dengan sebutan IUD ini.
Sedangkan, untuk capaian peserta KB baru terbanyak ada pada KB jenis pil. Dari data yang ada sudah tercapai 77,73 persen dari target 3.605 peserta atau sudah tercapai 2.802 peserta. "Data yang kami himpun baru sampai bulan September. Untuk bulan Oktober tengah kami susun datanya," imbuhnya.
Penulis : Joko Santoso
Editor :