Diduga Sopir Mengantuk, Dua Mobil Bertabrakan


Mobil Luxio yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Bojong - Wiradesa ringsek setelah bertabrakan dengan mobil Mobilio. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN - Diduga akibat sopir mengantuk, dua mobil bertabrakan di Jalan Raya Bojong - Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, proses evakuasi kedua mobil tersebut memakan waktu cukup lama hingga mengakibatkan arus lalu-lintas terganggu.

Berdasarkan pantauan Wawasan.co, tabrakan melibatkan mobil Honda Mobilio nopol G 8837 PB dan Daihatshu Luxio nopol B 1930 KZR. Kedua mobil tampak rusak parah di bagian depannya, karena keduanya kendaraan ini saling bertabrakan dari arah berlawanan. Mobil Luxio warna putih teronggok di sisi kanan (dari arah selatan), sedangkan mobil Mobilio warna hitam terlempar di sisi kiri luar jalan.

Warga yang mengetahui kejadian itu berupaya menyelamatkan pengemudi dan penumpangnya dari dalam kendaraan. Polisi juga tampak mengatur arus lalu lintas, sebelum mobil ambulans dan Satuan Lalu-lintas Polres Pekalongan tiba di lokasi kejadian. Akibat kejadian ini, dua korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom, menerangkan, mobil Mobilio dikendarai oleh Eko Budi Santoso (43), warga Desa Sarwodadi, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pekalongan. Sedangkan, mobil Luxio disopiri oleh Rudiman (41), warga Desa Karangjati, Kecamatan Wiradesa. Diterangkan, mobil Mobilio berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 50 km/jam. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi mobil ini mengantuk, sehingga oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Luxio. Akibat jarak terlalu dekat, tabrakan pun tak bisa dihindari.

"Akibat kecelakaan ini pengemudi mobil Luxio mengalami fraktur kaki kanan, dan penumpang mobil Mobilio bernama Soleh (60), warga Desa Pagundan, Kecamatan Petarukan, Pemalang, mengalami cidera kepala ringan," terang dia.  

 

Penulis :
Editor   :