Rahasia Pasangan Bahagia

272

Apakah Anda masih suka berangkat tidur bersama dan selalu bergandengan tangan jika jalan berdua dengan pasangan? Jika tidak lagi, Anda perlu mengusahakannya kembali agar kebahagiaan lebih besar lagi yang Anda rasakan.

Anjuran di atas sesuai dengan saran yang diberikan oleh Dr. Mark Goulston, penulis buku The 6 Secrets of a Lasting Relationship. Menurut Goulston pasangan yang bahagia tahu hubungan nyata dimulai saat masa bulan madu usai. Kecuali Anda tetap memelihara taman cinta itu, keindahannya akan sirna dan mati. Untuk memeliharanya ada 10 rahasia yang disarankannya.

Berangkat Tidur BERSAMA
Langkah itu memang terkesan sepele, bahkan mungkin luput dari perhatian Anda. Tapi menurut Dr Mark Goulston dalam buku The 6 Secrets of a Lasting Relationship itu merupakan salah satu kunci kebahagiaan suami-isteri. Tentu itu mudah, tapi kadang Anda sulit melakukannya. Goulston menyarankan Anda untuk selalu mengingat masa awal pernikahan. Kala itu, bukankah Anda tak sabar menunggu untuk berduaan di tempat tidur? Menurut dia, pasangan yang bahagia menolak berangkat tidur sendiri. Kalau pun nanti bangunnya tak bersama-sama, bukan masalah. Begitu pun saat bertengkar. Biasakan tetap berangkat tidur bersama-sama walau tak bicara. Usahakan untuk tetap bersenggolan tangan atau kaki. Dan hindarilah punggung-punggungan, karena itu akan menjauhkan Anda berdua.

Samakan MINAT
Jangan mengecilkan arti aktivitas yang dapat Anda kerjakan bersama pasangan. Jika belum punya, menurut Goulston, pasangan yang bahagia biasanya mengusahakannya. Namun pada saat yang sama, tetaplah memelihara minat pribadi Anda. Dengan begitu Anda akan semakin menyukai pasangan Anda tanpa menjadi tergantung.

Jalan BERGANDENGAN
Pasangan bahagia akan merasa nyaman jika berjalan sambil bergandengan tangan atau bersebelahan, ketimbang satu di depan, satu di belakang memandangi punggung. Rasanya memang aneh bagi yang tak biasa. Canggung. Memang, mungkin saja Anda malu untuk menunjukkan kemesraan di muka umum. Untuk itu tepis saja rasa malu, toh dia pasangan sah Anda. Cobalah! Sekali mencoba pasti Anda akan keterusan. Dan rasakan sensasinya. Hati Anda berdua pun terasa makin lekat.

Cari Sisi POSITIF
Goulston menyarankan Anda untuk tidak mencari-cari kesalahan pasangan Anda. Pusatkan perhatian pada apa yang dilakukannya secara benar, bukan pada yang salah. Gampang memang bagi Anda untuk menemukan hal keliru yang dia lakukan. Anda pun sama juga selalu bisa menemukan hal benar. Jika dua-duanya mudah, mengapa Anda tak mencari hal yang benar. Karena itu akan membantu Anda membangun keharmonisan rumah tangga. Kata Goulston, pasangan bahagia lebih memilih sisi positif.

Bangun KEPERCAYAAN
Itu juga bagian yang harus Anda perhatikan. Rumah tangga tanpa kepercayaan, sama saja dengan meniti petaka. Jadi, buatlah kepercayaan dan memaafkan sebagai pegangan baku dalam hubungan Anda. Kata Goulston, jika pasangan bahagia bertengkar atau berbeda pendapat dan tak bisa menyelesaikan, mereka akan mengutamakan rasa percaya dan memaafkan satu sama lain, bukan rasa tidak percaya dan tanpa ampun.

''Rasa aman berbicara tentang ketenangan batin. Seorang suami dapat merasakannya ketika ia tahu istrinya mempercayai dia dan komitmennya terhadap pernikahan mereka,'' kata David dan Teresa Ferguson dalam bukunya More Than Married.

Sedangkan rasa aman yang mungkin dirasakan istri, datang saat sang suami menolongnya lepas dari ketakutan lewat kata-kata penghiburan yang menenangkan dan penuh kasih. Komitmen terhadap pasangan dapat dikomunikasikan melalui dukungan yang sejati dan pujian yang tulus.

Saling BERPELUKAN
Saling berpelukan segera setelah bertemu sepulang kerja. Kulit kita, kata Dr. Goulston, memiliki memori tentang ’sentuhan baik’ (cinta), ’sentuhan buruk’ (pelecehan) dan ’tanpa sentuhan’ (penolakan). Pasangan yang saat bertemu langsung berpelukan berarti memelihara ingatan kulitnya dengan ’sentuhan baik’ dan memberi kehangatan.

Kata CINTA
Ungkapkan "Aku cinta padamu" dan "Baik-baik ya" pada pagi hari, karena hal itu merupakan cara hebat untuk mendapatkan kesabaran dan toleransi menghadapi dunia luar yang tidak teratur dan semrawut.

Ucapkan SALAM
Ucapkan "Selamat malam" setiap malam, tak peduli bagaimana perasaan Anda. Hal itu akan mengingatkan pasangan Anda bahwa betapa pun Anda sedang marah tetap ingin bersamanya. Artinya, apa yang Anda berdua miliki lebih penting ketimbang kemarahan satu hari itu.

Cuaca HATI
Periksa ’cuaca’ hatinya hari itu. Usahakan untuk berbicara dengannya di sela-sela kesibukan kerjanya, dengan demikian Anda bisa menyesuaikan diri dengan suasana hatinya setelah bertemu.

Bangga BERSAMA
Merasa bangga terlihat bersamanya. Pasangan yang bahagia senang bisa bersama-sama, dan biasanya menunjukkan sentuhan tanda sayang di antara mereka. Misalnya gandengan tangan, rangkulan, pelukan, elusan. Bukan mau pamer, tapi hanya ingin mengatakan bahwa mereka saling memiliki.

Penulis :
Editor   :