Polisi bersama warga membawa babi hutan yang ditembak. Sebelumnya hewan tersebut menyerang dua warga di Desa Losari Kecamatan Rembang, Purbalingga. (Foto :Joko Santoso)
PURBALINGGA-Seekor babi hutan merukuran besar ditembak polisi setelah sebelumnya hewan tersebut menyerang dua warga di Desa Losari Kecamatan Rembang, Purbalingga, Minggu (1/10). “Babi hutan itu mengamuk ketika bertemu dengan dua warga di sebuah areal perkebunan,” kata Kapolsek Rembang AKP Ngatijan.
Warga yang diserang masing-masing Sukisno (49) warga Desa Bantarbarang dan Sutarno (50) warga Desa Losari. Keduanya dibawa warga ke Puskesmas Rembang untuk mendapatkan pertolongan medis. Sukisno menderita luka pada tangan kiri dan paha kiri robek akibat gigitan babi hutan. Sementara itu, Sutarno mengalami luka di jari tangan kiri akibat serangan babi hutan tersebut.
Selanjutnya mendapati laporan adanya serangan babi hutan, polisi menerjunkan anggota ke lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk bisa menangkap atau melumpuhkan babi hutan agar tidak menyerang warga desa atau masuk ke pemukiman. Kapolsek menambahkan, anggota yang mendatangi lokasi kemudian dibantu warga mencari keberadaan babi hutan tersebut. Setelah beberapa saat melakukan pencarian, akhirnya babi hutan dapat ditemukan di bawah rerimbunan pohon kapulaga.
"Petugas terpaksa menembak babi hutan tersebut karena dapat membahayakan warga. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban serangan babi hutan," tuturnya.
Kapolsek mengimbau kepada warga Kecamatan Rembang agar waspada terhadap serangan babi hutan. Karena di awal musim hujan biasanya banyak babi hutan yang keluar untuk mencari makanan hingga ke perkebunan maupun tanah garapan warga.
Penulis : Joko Santoso
Editor :