Petugas pemadam kebakaran dibantu warga saat berusaha memadamkan api yang melalap sebuah rumah di Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota. Foto: Ali Bustomi
KUDUS – Sebuah rumah milik Sukarti (56), yang terletak di Gg Sekar Malang, Desa Mlati Lor, RT 4/RW 2, Kecamatan Kota, Kamis (29/6) terbakar. Api menghanguskan rumah dan seisinya di saat pemilik rumah sedang mudik. Beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun Wawasan menyebutkan, peristiwa tersebut bermula ketika seorang saksi, Marju Hermawan (64), warga setempat, sedang melintas di depan rumah korban. Saat itu, dia melihat dari atap rumah membumbung asap putih.
Tak menunggu lama, saksi kemudian memberitahu warga sekitar. Warga akhirnya memutuskan mendobrak rumah yang dalam keadaan terkunci. Di dalam rumah api sudah mulai berkobar.
Melihat kejadian tersebut, warga pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Apalagi, posisi rumah korban juga berdekatan dengan rumah warga lain. Warga juga berusaha menyelamatkan sejumlah barang berharga yang tersisa di dalam rumah.
”Saat didobrak, api sudah menjalar ke semua bangunan. Warga berusaha menghambat laju api agar tidak merembet ke rumah lain,” tandasnya.
Sekitar 15 menit kemudian, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba. Meski sempat mengalami kesulitan lantaran akses jalan yang sempit, namun dengan dibantu warga, petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang hampir menghabiskan seluruh bangunan.
Menurut Marju, pemilik rumah, Sukarti, berstatus janda beranak enam. Saat ini, korban bersama anak-anaknya sedang mudik ke Klaten. Dugaan sementara, kebakaran dipicu hubungan arus pendek.
”Sebenarnya ada satu anaknya yakni Suyono, tapi saat kebakaran, dia juga tidak ada di rumah,” tandasnya.
Penulis : al
Editor : awl