Diduga Rem Blong, Minibus Tabrak Pikap di Turunan Tajam


 WONOSOBO – Kecelakaan maut terjadi di salah satu jalur turunan di Kab. Wonosobo yang melibatkan minibus dengan mobil pikap, Kamis pagi (29/6). Tepatnya di jalur alternatif Dieng Km 05 yang menghubungkan dua Kabupaten, yakni jalur di perbatasan Tambi (Kawasan Dieng Kec. Kejajar Kab. Wonosobo) dengan perbatasan Ngadirejo (Kab. Temanggung).
 
Kecelakaan parah ini mengakibatkan 2 orang tewas, 1 luka berat dan 12 luka ringan. Para korban kecelakaan adalah rombongan dari Kabupaten Pati yang hendak menuju Dieng.
 
Menurut Kapolsek Kejajar, AKP Sukirman, tabrakan tersebut diduga karena rem minibus yang kurang berfungsi.
 
“Semula minibus dengan nomor polisi K-1129-JA yang dikemudikan Masmudi (51) warga asal Pati berpenumpang 15 orang melaju dari arah Ngadirejo menuju Tambi. Mendekati tempat kejadian perkara (TKP) dengan jalan beraspal lurus menurun diduga rem minibus tidak berfungsi dengan baik. Selanjutnya sopir sempat membelokkan kemudi ke kanan dan membentur tebing dikanan jalan,” terang Kapolsek.
 
Setelah itu, lanjutnya, sopir membelokkan kemudi ke kiri sehingga membentur mobil pikap dengan nomor polisi AA-1913-RN yang berpenumpang dua orang tengah membawa telur ayam yang melaju searah di depannya, sampai akhirnya minibus itu terbalik.
 
“Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi dan bergegas mengevakuasi korban yang masih terjepit. Satu korban meninggal dunia di TKP atas nama Santi kusuma Dewi (20), sedangkan yang satunya meninggal dunia ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit atas nama Viki Hermansyah (20),” imbuhnya.
 
Selanjutnya jenazah dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setjonegoro beserta korban lainnya dan sisanya dibawa ke rumah sakit Islam. Identitas penumpang minibus yang mengalami luka sedang dan dirawat di RSUD adalah Aprilia Novita Sari (20), Mufroh Mufidah (19), Riky Munasari (20), Gigih Wisnu Yuwono (20), Ditya Rofiyanto (20), Sudarsono (21), Riski Munasari (20).
 
“Sedangkan korban yang dirawat di RSI juga mengalami luka sedang, yakni Darajatun Kuncoro Saktiaji Santoso (20), Khoirul Umam (20), Aji Santoso (20) dan Shelfi Ana (20). Sisa penumpang lain mengalami luka ringan. Untuk Sopirnya sendiri, Masmudi mengalami luka ringan dan tengah dirawat di RSUD."

Sementara menurut keterangan warga setempat, kondisi minibus hancur seperti terlindas alat berat. Warga bersama tim SAR juga sempat membantu proses evakuasi, namun tak bisa berbuat banyak.
 
“Kondisi mobil ringsek, nyaris menempel jadi satu antara bagian kepala dan belakangnya. Saya sempat lihat ke dalam, beberapa ada yang terjepit dan susah untuk dikeluarkan. Tidak berapa lama aparat kepolisian datang untuk mengevakuasi. Melihat kondisi kendaraan seperti itu akhirnya pihak kepolisian bersama warga memutuskan mengevakuasi para korban dengan cara memotong bagian atap mobil dengan alat khusus,” ungkap salah satu warga.

Penulis :
Editor   : awl