SOLO - Ratusan pemudik dari Solo dan daerah sekitarnya yang ingin memanfaatkan angkutan bus gratis untuk kembali ke Jakarta, terpaksa harus kecewa.
Mereka tak memperoleh kuota tiket dari program yang digelar Kementrian Perhubungan (Kemenhub), pada Balik Lebaran 2017. Padahal sejak pagi mereka berupaya mendaftarkan diri di tempat pendaftaran yang disediakan (Kemenhub) di Terminal Tirtonadi Solo mulai Kamis (29/6) pagi.
Dari pantauan Wawasan di terminal bus Tirtonadi Solo sekitar jam 10.00 WIB, tampak ratusan pemudik yang hendak memanfaatkan program bus gratis Balik Lebaran 2017 terlihat antre di tempat pendaftaran . Program bus gratis Kemenhub pada arus balik lebaran diperuntukkan bagi mereka yang membawa motor maupun tidak. Mereka yang sebelumnya telah mendaftar saat arus mudik Lebaran tetap harus daftar ulang.
Menurut Sri Rahayu (40) pemudik asal Kecamatan Sumberlawang Kab Sragen, dirinya yang merupakan peserta mudik gratis dari Kemenhub juga diwajibkan untuk melakukan daftar ulang. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah dirinya akan masuk dalam kuota yang tersedia ataukah sebaliknya.
Pertanyaan muncul sehubungan dari panitia penyelenggara mengatakan hanya tinggal tersedia satu bus untuk pemudik yang tidak membawa sepeda motor. Padahal antrean yang diikuti masih sangat panjang unutk bisa sampai ke tempat / loket pendaftaran.
Hal berbeda dikemukakan pemudik asal Boyolali Husni Tamrin (29) yang akan balik ke Tangerang dan mengatakan datang ke terminal Tirtonadi sekitar jam 10.00 WIB . Tiba di lokasi dirinya langsung antre mendaftarkan sepeda motornya agar bisa terangkut dalam mudik gratis. Hasilnya semua identitas sepedamotor sudah didata dan telah menyerahkan fotocopy STNK dan KTP.
Selain itu dirinya juga sudah memperoleh jatah tempat duduk pada bus yang disediakan. Pengalaman mengikuti program mudik dan balik gratis lebaran yang dilaksanakan Kemenhub telah dilakoni sejak dua tahun terakhir.
Secara terpisah pelaksana lapangan mudik gratis Kemenhub di Terminal Tirtonadi Solo, Galih, mengakui jumlah pendaftar membludak . Mereka menduga bus yang tersedia mencapai 1.000 unit untuk satu wilayah. Padahal jumlah 1.000 bus itu diperuntukkan bagi 10 kota di Jateng dan Yogyakarta. Di terminal Tirtonadi Solo bus yang ada masih dibagi dua kelompok. Yakni 25 bus untuk peserta arus balik bersepedamotor dan 28 bus untuk peserta nonmotor. Penyelenggara memprioritaskan peserta yang sebelumnya mengikuti program mudik gratis Lebaran 2017. Sedangkan sisanya untuk pendaftar baru.
Penyelenggara memiliki data online dan offline pendaftar yang telah mendaftar pulang-balik. Mereka juga memiliki bukti invoice yang menyebutkan bahwa sebelumnya juga telah mendaftar.
Penulis :
Editor : awl