Semarang, Wawasan.co - Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) menginginkan mahasiswa memiliki kompetensi sesuai tuntutan dunia pendidikan sebagai calon guru profesional.
Keinginan dan komitmen itu diupayakan melalui pelaksanaan magang kependidikan dan program magang kerja industri yang terintegrasi.
Ketua Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) UPGRIS Dr Fenny Roshayanti MPd menjelaskan universitas telah menetapkan bahwa magang kerja dan magang kependidikan menjadi satu kesatuan kegiatan wajib dalam kurikulum.
Ia mengatakan program magang ini tidak semata-mata diterjunkan begitu saja, melainkan melalui proses pembekalan dan pendampingan yang terencana.
“Kami mempersiapkan mahasiswa jauh sebelum magang, dimulai dari peminatan karier pada semester dua dan pengembangan diri pada semester empat," kata dia seusai kegiatan Penerjunan Mahasiswa Magang Kependidikan dan Magang Kerja Industri di Balairung UPGRIS, Selasa (27/1)
Kesemua upaya ini dilakukan agar apa yang diterima secara teori di kampus dapat diterapkan mahasiswa secara efektif di dunia nyata, baik di sekolah maupun di industri.
Menurutnya, UPGRIS menempati peringkat kelima nasional dalam aspek kesiapan kerja lulusan, yang menurutnya merupakan bukti dari efektivitas sistem pembinaan dan praktik magang yang dijalankan.
“Proses pendampingan sudah dilakukan jauh hari, mulai dari pelatihan, pembekalan, hingga persiapan teknis magang. Mahasiswa juga diwajibkan mencatat aktivitas harian mereka melalui sistem yang terintegrasi, sehingga tercatat dengan baik sesuai standar akademik,” ujarnya.
Ia menegaskan pengalaman selama magang diharapkan menjadi bekal penting bagi
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan problem solving dan kompetensi profesional yang dibutuhkan di dunia pendidikan sebagai calon guru maupun di industri sebagai tenaga kerja profesional,” imbuhnya.
Program magang UPGRIS juga dirancang untuk menjembatani teori dan praktik, serta memberikan pengalaman langsung yang dapat meningkatkan kesiapan lulusan di pasar kerja.
Untuk diketahui, sebanyak 1.262 mahasiswa UPGRIS mengikuti program magang kependidikan yang tersebar di 118 sekolah pada sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Penulis : holy
Editor : Daniel