MEMBUKA -Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah Siti Noorjanah, beserta pengurus saat membuka peringatan Milad 100 Tahun TK ABA dab 102 Aisyiyah di kampus Unimus Kedungmundu Semarang, Minggu (13/10). Foto Arixc Ardana
SEMARANG,WAWASAN.CO - TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) diharapkan mampu mendididk generasi masa depan, menjadi sosok yang tidak hanya pandai secara keilmuan, namun juga memiliki fondasi keimanan dan mental yang kuat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah Siti Noorjanah, dalam peringatan Milad 100 Tahun TK ABA & 102 Aisyiyah di kampus Unimus Kedungmundu Semarang, Minggu (13/10).
”Menghadapi perubahan zaman dan situasi global, yang semakin kompetitif. Setiap generasi muda Indonesia, perlu penguatan akidah dan iman, memiliki rasa peduli, hormat terhadap sesama dan orang tua, sehingga berguna bagi bangsa dan kemanusiaan,” paparnya.
Hal tersebut seiring dengan tema 'Satu Abad TK ABA: Berhidmat Mendidik Negeri, Berkiprah Memajukan Pearadaban Bangsa'.
Dipaparkan, menandai kiprah Aisyiyah sebagai pioneer pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia, sejak didirikan TK ABA] di Kauman Yogyakarta pada 21 Agustus 1919, maka Aisyiyah akan menorehkan sejarahnya. Sedangkan di Jawa Tengah, baru didirikan pertama kali TK ABA 1 di Kota Tegal tahun 1928.
”TK ABA yang sudah satu abad lalu memulai dakwah Islam bagi anak di usia dini, telah mendidik anak Indonesia tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang cerdas, soleh dan berkarakter Islami," lanjutnya.
Dipaparkan, dalam perayaan 100 tahun ini hendaknya dijadikan momentum yang baik untuk Aisyiyah untuk tolong menolong, dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
"Sesuai seruan Muhammadiyah, maka TK ABA dalam milad ini juga akan bersatu padu ber-taawun pendidikan anak usia dini yang ramah anak dan berkualitas,”pungkasnya.
Peringatan milad tersebut dimeriahkan dengan ekspo dari perwakilan Aisyiyah se-Jateng, serta beragam perlombaan yang diikuti oleh TK ABA se-Jateng.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jateng Dr Ummul Baroroh, hingga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng Musman Tholib.
Penulis : arr
Editor : edt