GKB Brebes Sabet Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik


Wabup Narjo SH MH menunjukkan Penghargaan.Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 dari.KemenPAN-RB Ri. Foto. Dok/Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO - Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) di Kabupaten Brebes berhasil menyabet Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019  dari Kementerian Pendayagunaan Negara Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI. 

Penghargaan diterima Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH yang diwakili Wakil Bupati (Wabup)  Narjo SH MH yang diberikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Istana Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

"Alhamdulillah, GKB Kabupaten Brebes kembali diapresiasi sebagai inovasi pelayanan publik oleh pemerintah pusat," terang Wabup saat dihubungi, Kamis (17/10)..

Wabup mwnambahkan, dengan inovasi ini, akan muncul kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Ribuan anak usia sekolah, tentu akan berbahagia karena kembali bersekolah dan meningkatkan derajat pendidikannya.

"Setelah masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019, selanjutnya GKB akan dikompetisikan ke tingkat internasional, yakni United Nation Public Service (UNPSA) 2019.  Untuk itu, Kita jangan berpuas diri,  karena masih ada jenjang di ajang yang lebih tinggi. Teruslah berinovasi untuk bidang-bidang lainnya," imbuhnya.

Wabup mengemukakan, diterimanya penghargaan tersebut, karena Pemkab Brebes telah menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik. Terkhusus, menaruh perhatian penuh terhadap kelangsungan pendidikan bagi anak-anak Brebes. Jangan sampai anak Brebes putus sekolah, untuk itu semua pihak harus bersama-sama turut serta mengangkat derajat pendidikan mereka.

“Minimal, anak-anak Brebes mengenyam pendidikan hingga jenjang SMA,” tandasnya.

Menurutnya, Brebes dipandang telah berhasil menciptakan inovasi pelayanan dasar dalam bidang pendidikan, berupa Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Inovasi GKB dirintis sejak 2017 dengan target 1000 anak putus sekolah dan berhasil mengembalikan sebanyak 1.212 anak kembali bersekolah.

"Di Brebes, ada 16.874 anak tidak sekolah akibat putus sekolah dan tidak melanjutkan sekolah pada jenjang pendidikan SMP dan SMA. Dan pada akhir tahun 2022, seluruh anak Brebes ditargetkan harus sekolah hingga jenjang SLTA, baik formal maupun non formal," pungkas Wabup.

 

Penulis : ero
Editor   : edt