Siswa perwakilan dari SMK Negeri 1 Randudongkal Pemalang berhasil menjadi juara 1 LKS Akuntansi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Foto : Probo Wirasto.
PEMALANG, WAWASANCO-Prestasi membanggakan diraih oleh Syeiza Febriyana siswa kelas XII SMK Negeri 1 Randudongkal, yang berhasil menjadi juara satu lomba kompetensi siswa (LKS) akuntansi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Prestasi tersebut membuktikan meski berasal dari sekolah yang berada di kota kecamatan akan tetapi mampu berprestasi bersaing dengan 35 kota/kabupaten lain.
Kepala Program Akuntansi SMK N 1 Randuongkal, Djumiko, Kamis (31/10), membenarkan bahwa salah satu siswanya baru saja menorehkan prestasi yang membanggakan dengan menjadi juara satu tingkat provinsi, pada lomba yang digelar di Banyumas pada tanggal 27 hingga 29 oktober kemarin dan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
"Siswi kita sebelumnya sudah terlebih dahulu menjadi juara di tingkat kabupaten, sehingga kemudian diberangkat untuk berkompetisi pada tingkat provinsi. Persaingat sangat ketat karena harus beradu dengan perwakilan kota dan kabupaten lain,"jelasnya.
Meski demikian menurut Djumiko siswinya, berhasil meraih nilai terbanyak pada masing-masing item yang diujikan dengan perolehan nilai memproses jurnal 94.00, memproses buku besar 94.00, menyusun laporan keuangan 85,40, prinsip profesional dalam bekerja 91,93, prinsip kesehatan di tempat kerja 89. Bahkan untuk myob accounting dan spreed sheet berhasil meraih nilai 100.
"Untuk penilaian juga dilakukan secara ketat oleh juri-juri antara lain dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknisi Akuntansi Jakarta, dengan Lead Asesor Didik Susilo Tamtomo,"terangnya.
Menurutnya prestasi yang berhasil diraih tersebut tidak lepas dari kerjasama usaha keras siswa dan tim pengajar, terlebih lagi SMK Negeri Randudongkal saat ini sudah menjadi tempat uji kompetensi (TUK), sehingga para siswa yang ingin mendapatkan sertifikasi profesi teknisi akuntansi tidak perlu ke mana-mana. Sertifikat selain bisa digunakan untuk nilai tambah bekerja, juga diakui oleh beberapa lembaga perguruan tinggi khususnya mata kuliah terkait. Sehingga tidak perlu mengikuti mata kuliah tersebut, dan bisa menghemat biaya kuliah
Penulis : pw
Editor : jks