Sport Massage & Reposisi Cedera, Kunci Perawatan Cedera


PRAKTEK - Peserta melakukan praktek dalam workshop Sport Massage & Reposisi Cedera, yang digelar Korps Sukarela (KSR) PMI UPGRIS di Gedung Pusat Kampus I Sidodadi, Sabtu (2/11). foto dok

SEMARANG, WAWASAN.CO - Aktifitas olahraga kini jadi bagian tak terpisahkan bagi masyarakat. Disatu sisi, beragam pilihan aktifitas fisik yang ada, tak bisa dilepaskan dari resiko cidera. Jika hal tersebut terjadi, perawatan yang tepat menjadi kunci kesembuhan.

Terhambatnya proses penyembuhan cedera karena olahraga, sering kali karena pasien atau atlet, menyepelekan teknik manipulasi pijat olahraga. Mereka menganggap itu hanya pijat biasa, atau ditangani oleh terapis yang kurang menguasai teknik pijat olahraga. Hal tersebut karena otot, bisa diraba dan dirasakan tingkat kekenyalan, hingga tingkat fleksibilitas efek cedera berupa panas, bengkak,merah dan rasa nyeri.

"Sebenarnya di masyarakat masih banyak yang menggunakan tenaga tradisional. Namun hal itu berbeda, jika akan masuk ke cabor atau institusi olahraga karena diperlukan tenaga ahli yang berlisensi profesional. Karena itu pelatihan ini memang sangat penting," papar Sport Massage level 1 Nasional, Maftukhin Hudah SPd MPd, dalam workshop Sport Massage & Reposisi Cedera, yang digelar Korps Sukarela (KSR) PMI UPGRIS di Gedung Pusat Kampus I Sidodadi, Sabtu (2/11).

Dosen PJKR UPGRIS tersebut menandaskan, pelatihan tenaga sport massage dan reposisi cidera perlu diperbanyak untuk menambah minat masyarakat menggeluti profesi ini. Dalam seminar yang diikuti 54 peserta terdiri dari anggota KSR PMI Unit UPGRIS, mahasiswa dan masyarakat umum tersebut, turut hadir sebagai pembicara Muh Isna Nurdin Wibisana SPd MKes.

Sementara, Pembina KSR PMI Unit UPGRIS Joko Sulianto SPd MPd menjelaskan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para peserta memiliki kemampuan dalam melakukan soprt massage, dan menangani cedera fisik yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

"Selain bermanfaat untuk masyarakat umum, workshop ini juga sangat bermanfaat bagi KSR PMI Unit UPGRIS. Hal ini di karenakan sering menjadi bagian dari tim kesehatan, dalam kegiatan – kegiatan yang ada di kampus. Harapnnya, kemampuan tambahan seperti sport massage dan reposisi cedera, sangat membantu mereka dalam menjalankan tugas sebagai tim kesehatan," tandasnya. 

.

Penulis : arr
Editor   : edt