KENDAL, WAWASANCO-Berada di sawah saat hujan, Sumardiono, warga Dusun Aram-aram, Desa Bulak, Kecamatan Rowosari Kendal, meninggal dunia setelah disambar petir pada Selasa, (16/12) sekitar pukul 14.00 wib.
Sumardiono tersambar petir saat tengah bekerja di sawah miliknya di blok Madian, ditemani oleh seorang temannya, Sunaryo.
Sunaryo menceritakan, saat hujan mulai mengguyur disiang hari itu, ia telah mengajak Sumardiono untuk beranjak pulang.
“Siang tadi langit gelap lalu hujan turun disertai petir, saya kemudian mengajak korban untuk segera pulang. Namun korban enggan dan memilih meneruskan pekerjaannya,” tutur Sunaryo.
Lebih lanjut Sunaryo mengatakan, tak berselang lama setelah ia mengajak Sumardiono, tiba-tiba petir dengan suara keras menyambar tubuh korban dan korban seketika langsung terjatuh ke tanah. “Saya dan korban jaraknya hanya sekitar satu meter,” ujarnya.
Sunaryo menduga, kalau korban hendak naik ke galengan sawah ketika petir menyambar tubuhnya.
“Melihat kejadian itu saya langsung memanggil warga lainnya untuk mengangkat jenazah korban,” katanya.
Polisi yang tiba di rumah korban, langsung melakukan pemeriksaan jenazah. Setelah diperiksa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Menurut rencana jenazah korban akan dimakamkan esok paginya.
Penulis : Hanief
Editor : jks