Dua Lembaga UMP Ikuti Pelatihan ISO 9001-2015


Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Pelatihan ISO 9001-2015 kepada dua lembaga internalnnya.  Masing-masing Languange Development Center (LDC) dan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembngan Aktivitas Instrusional (LPMPAI).

PURWOKERTO, WAWASANCO-  Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Pelatihan ISO 9001-2015 kepada dua lembaga internalnnya.  Masing-masing Languange Development Center (LDC) dan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembngan Aktivitas Instrusional (LPMPAI).

“Pelatihan  ini diperlukan untuk mengambangkan kemampuan audit. Terutama dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan audit yang efektif dalam bidang sistem manajemen mutu, agar suatu lembaga auat organisasi dapat mencapai tujuannya,” kata Ketua LPMPAI UMP Abdul Haris M, S.T., M.T.

Acara Pelatihan ISO 9001-2015 yang diadakan selama 2 (dua) hari ini, dimulai sejak Kamis, 26 Desember hingga Jum’at, 27 Desember 2019. Dan bertempat di ruang sidang Gedung rektorat lantai dua UMP.

Kegiatan ini diikuti oleh 29 orang dari perwakilan lembaga internal LDC dan LPMPAI. Tak tanggung-tanggung, kegiatan ini juga mengundang trainer berkualitas dari lembaga Sinergi Counulting yang berpengalaman memberikan pelatihan ISO 9001-2015 yaitu Satria Redana. ST. ERMAP.

 Abdul Haris M, S.T., M.T. menyatakan pelatihan kali ini merupakan satu tahap dalam proses sertifikasi ISO 9001-2015. Yang tahap berikutnya adalah dilakukannya audit Internal bagi kedua lembaga yang diberikan pelatihan sebelum nantinya berlanjut pada audit eksternal.

“Harapannya para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa lulus. Sehingga sertifikat yang didapatkan nanti bisa duganakan i=untuk akreditasi.” Tuturnya

Hampir sama dengan Ketua LPMPAI. Sekretaris LDC Aldias Surya Dadari, M.Pd mengatakan bahwa acara ini berguna untuk sertifikasi eksternal ISO 9001 yang akan segera dilakukan lembaga LDC dan LPMPAI.

“Acara ini juga untuk saling meng audit dulu. Apakah dokumen-dokumen yang dipersiapkan dua lembaga lembaga yang mengikuti pelatihan sudah baik atau belum untuk sertifikasi.”pungkasnya

 

 

Penulis :
Editor   : jks