Grobogan Lelang Kepala SKPD


GROBOGAN – Kekosongan dua  jabatan strategis di Kabupaten Grobogan, akan segera dilakukan pengisian. Dimana, dua posisi kepala satuan perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Grobogan akan segera terisi dengan sistim seleksi terbuka.

Seleksi terbuka atau lelang jabatan akan dilakukan untuk mengisi posisi tiga kepala SKPD, yakni, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).

Sekda Grobogan Moh Sumarsono, menjelaskan, pengisian kekosongan akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan di tahun depan jumlah ekselon II yang saat ini memimpin sejumlah dinas akan lebih banyak yang purna tugas.  “Saat ini yang kosong ada dua SKPD. Sedangkan Dinas Pendidikan, 1 Desember masuk purnatugas,” jelasnya.

Karenanya, prioritas pengisian dilakukan di dua posisi yakni Kepala BPPKAD yang sebelumnya dijabat Moh Sumarsono yang saat ini dipercaya sebagai Sekda Kabupaten Grobogan dan DLH diisi oleh seorang pelaksana tugas.

Jabatan Kepala Dinas Pendidikan masih ada pejabat definitifnya, yakni Pudji Albachrun tetapi sebentar lagi memasuki masa pensiun. “Pak Pudjo per 1 Desember sudah purna tugas. Untuk itu, calon penggantinya kita lakukan sekalian dengan pengisian kepala BPPKAD dan DLH,” imbuh Sumarsono.

Sebelum pendaftaran untuk jabatan kepala SKPD, akan dilakukan pengumuman lelang jabatan pada 12-13 Oktober. “Setelah pengumuman, baru dibuka pendaftaran untuk tiga jabatan kepala SKPD yang dibuka mulai 13-27 Oktober,” terangnya.

Pendaftaran bisa dilakukan secara lngsung maupun via email. Namun, posisi jabatan eselon II ini hanya diperuntuhkan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Grobogan saja. “Pendaftar khusus ASN di lingkungan Pemkab Grobogan saja. Bagi ASN yang sudah memenuhi ketentuan, silakan mendaftar. Semua syaratnya bisa dilihat di website resmi kami,” katanya.

Pihaknya telah membentuk panitia seleksi (Pansel) untuk seleksi terbuka ini dengan melibatkan para akademisi. “Untuk Panitia seleksi, kita melibatkan Kantor Regional I Badan Kepagawaian Nasional (BKN) Yogyakarta, akademisi dari Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jateng,” katanya.

Penulis : fww
Editor   : wied