SMK Muha Muntilan Luncurkan Program “Mbangun Desa”


Siswa SMK Muhammadiyah 2 Muntilan menyerahkan donasi masker ke Posko Penanganan Covid-19 tingkat desa. (Tri Budi Hartoyo)

MUNTILAN, WAWASANCO- Demi terwujudnya pemerataan pembangunan di Indonesia, maka target pencapaian keberhasilan dari kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah perlu memiliki orientasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat terutama yang tinggal di wilayah pedesaan. 

"Sebagai satuan pendidikan kejuruan, kami berupaya membantu pemerintah dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui program pelatihan keterampilan," kata Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Untung Supriyadi, Senin (4/5).

Dengan program berlabel "SMK Mbangun Desa", menurut Untung, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan SDM masyarakat desa yang dalam jangka panjang dapat mewujudkan kemandirian ekonomi. Target sasaran peserta adalah kelompok generasi muda. Dan beberapa pelatihan keterampilan yang disiapkan antara lain menjahit, komputer program dan desain grafis. 

Dia berharap, slogan SMK Bisa, Siap kerja, Cerdas dan Kompetitif  yang dicanangkan beberapa tahun lalu, mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi sekolah sendiri akan tetapi juga bagi masyarakat desa disekitarnya. Di sisi lain, program ini juga memiliki tujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial bagi siswa terhadap kondisi yang terjadi di lingkungannya. 

“Dalam waktu–waktu tertentu siswa akan berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Melaluu proses begitu diharapkan siswa akan memiliki kesadaran sosial sejak usia dini bahwa ada kelompok masyarakat di luar sekolah yang juga perlu mendapatkan program–program pemberdayaan melalui pemberian keterampilan,” katanya.

Untung Supriyadi menambahkan, selain bersifat pemberdayaan, Program SMK Mbangun Desa juga dilakukan dengan cara mengajak para siswa turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker melalui Posko Penanganan Coronavirus Disease (Covid- 19) tingkat desa di wilayah Muntilan. Masker buatan siswa dan yang sudah dibagikan mencapai sekitar 2.000 buah.

“Pembagian masker ini merupakan bagian awal dari program SMK Mbangun Desa, setiap program sekolah sudah seharusnya berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan nasional. Antara lain membentuk manusia yang berilmu, kreatif dan mandiri. Juga memiliki orientasi terkait pembangunan karakter hidup yakni beriman, berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” katanya.

Penulis : tbh
Editor   : jks