Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Maskuri bersama jajaran fungsionaris partai optimis bakal menangi Pilkada Demak 2020 dengan berkoalisi Partai Nasdem dan memberikan rekomendasi pada Mugiyono - Badarudin. Attachments area
DEMAK, WAWASANCO- Rekomendasi DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak resmi diberikan kepada pasangan Mugiyono - Badarudin, Jumat (28/8). Keduanya diagendakan mendaftar ke KPU sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Demak pada 4 September 2020.
Ketua DPC Partai Gerindra H Maskuri menjelaskan, Mugiyono adalah mantan anggota DPRD Demak dan DPRD Jateng. Jadi selain sebagai politisi handal, pria asli Guntur itu mendapatkan amanah maju pada Pilkada Demak 2020 karena dinilai memiliki kemampuan di bidang birokrasi.
Sementara Gus Ibad, sapaan akrab Badarudin, tokoh muda yang santri. Beliau adalah putera bungsu Kiai sepuh asal Karanggawang Sayung, KH Ma'shum Muahfudh. Juga adik Rois Syuriah PCNU Demak KH Zaenal Arifin Ma'shum.
"Sehingga kami yakin Gus Ibad yang aktif di GP Ansor juga PKP NU, dinamis sekaligus berlatar belakang pesantren mampu membangun SDM Kota Wali yang unggul religius," ujarnya.
Koalisi Partai Gerindra dengan perolehan delapan kursi dan Partai Nasdem enam kursi di DPRD Demak optimis bakal menangi Pilkada 2020 yang serentak dijadwalkan pada 9 Desember itu. Meski kirka dan estimasi perolehan suara belum bisa disebutkan, namun diyakini sebaran dukungan yang merata dari elemen masyarakat serta stake holders di 14 kecamatan menjadi modal utama menangkan Pilkada.
"Maka itu pada 9 Desember 2020 pukul 17.00 kami telah agendakan sujud syukur bersama para pendukung dan seluruh relawan menyambut kemenangan Mugiyono - Badarudin pada Pilkada Demak 2020. Karena pada pukul 17.00 itu hasil hitung cepat telah dapat diketahui, dengan Mugiyono - Badarudin sebagai pemenang," imbuh Maskuri, didampingi jajaran pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Mu'ti Kholil, H Marwan, dan H Muntohar.
Maka itu Maskuri menegaskan, calon tunggal tidak akan ada. Menurutnya demokrasi sehat adalah ketika rakyat diberi pilihan calon terbaik bagi mereka. Terlebih saat ini masyarakat mulai melek politik. Sehingga mengeryi akan arti hak pilih dan menggunakan hak pilihnya dengan tanggungjawab.
Penulis : ssj
Editor : edt