Pasangan Oji-Jeni menerima rekomendasi dari Partai Gerindra yang diserahkan Ketua DPC Partai Gerindra Purbalingga Adi Yuwono. (Foto :dok)
PURBALINGGA, WAWASANCO- Pasangan Muhammad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Jeni) mengubah tagline Koalisi Pelangi dengan tagline “Koalisi Perubahan Purbalingga Maju” untuk koalisi yang mengusungnya di Pilkada Purbalingga . Rencananya pasangan yang diusung koalisi PKB, Partai Gerindra, Nasdem, Partai Demokrat dan PPP ini siap dan akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga pada Minggu (6/9).
"Dulu ada namanya koalisi pelangi terdapat enam partai yang di dalamnya adalah PKS dan PAN. Karena politik itu dinamis maka PKS dan PAN sekarang pindah ke incumbent sementara PPP yang dulu di incumbent sekarang pindah ke kami," kata Oji, dalam keterangan pers, Selasa (1/9).
Oji mengatakan selama sosialisasi dan bertemu berbagai lapisan masyarakat dalam melakukan dialog, diskusi, dan mendengarkan mendapat gagasan bahwa masyarakat haus akan perubahan. Oleh sebab itu hasil rapat dengan partai pengusung diputuskan koalisi yang awal bernama Koalisi Pelangi berganti nama menjadi Koalisi Perubahan Purbalingga Maju.
" Kalau sisi realita karena terjadi sesuatu di lapangan. Kalau sisi Joke (candaan) koalisi pelangi indah tapi pelangi muncul diwaktu-waktu tertentu indah tapi tidak abadi," jelasnya
Dikatakannya, alasan memilih kata perubahan karena terdapat semangat yang terbarukan dan dituntut untuk lebih baik lagi. Selain itu perubahan abadi. Perubahan juga memiliki makna “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” kata mas Oji."Koalisi perubahan itu PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan PPP," ujarnya.
Menurutnya, dari kelima partai tersebut yang terakhir mengeluarkan rekomendasi adalah Partai Gerindra, pada Jumat (28/8) lalu. Agar tetap solid, pihaknya terus melakukan konsolidasi terhadap lima partai tersebut. "Kami juga mengatur strategi merangkul relawan yang sudah ada. Kami juga membuat time schedule (jadwal) sampai (9/12). Agar pada saat waktunya semua sudah siap," kata dia.
Disamping itu lain, Oji juga meminta informasi kepada KPU terkait aturan melakukan kampanye, dan deklarasi selama pandemi covid 19. Hal ini bertujuan agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan." Kalau dulu bebas siapa saja yang akan ikut kami. Kalau sekarang dibatasi," tutur dia.
Penulis : rls
Editor : edt