Komunitas 'Jumputan' Siap Bantu Pemasaran Produk UMKM secara visual


Desi Rialistiowati saat beraudiensi dengan Bupati Zaenal Arifin. (Tri Budi Hartoyo)

MUNGKID, WAWASANCO- Masa Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama satu tahun terakhir benar-benar menjadi pukulan hebat bagi sektor perekonomian masyarakat. Begitu pula bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dalam hal pemasaran.

 

Kendala itu menarik perhatian Komunitas Jumat Motret Produk Gratisan (Jumputan) Magelang. Mereka terpanggil untuk dapat membantu kelangsungan eksistensi para pelaku UMKM.

 

"Kami memahami kesulitan yang tengah dihadapi rekan-rekan pelaku UMKM yang kesulitan beralih dari sistem pemasaran konvensional ke pola online," kata Ketua Komunitas Jumputan, Desi Rialistiowati, saat beraudiensi dengan Bupati di Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (20/04/2021).

 

Dia menuturkan bantuan yang ditawarkan. Salah satunya, memotret produk UMKM untuk dipasarkan secara visual agar lebih menarik. Pemotretan gratis dilakukan tiap hari Jumat, agar tidak mengganggu kerja fotografer profesional.

 

Meski jasa pemotretan tanpa memungut biaya, namun bantuan diberikan maksimal. Karena di era digitalisasi hampir semua orang memiliki gadget dan bisa membuat visualisasi produk optimal.

 

Desi berharap komunitas Jumputan bisa bersinergi dengan Pemkab Magelang, agar para pelaku UMKM bisa memanfaatkan jasa komunitas tersebut.

 

Tawaran di atas disambut baik oleh Bupati 

Zaenal Arifin karena dinilai ingin ikut andil  dalam memajukan dan memasarkan produk UMKM secara visual.

 

Dikatakan, Pandemi Covid-19 membuat perubahan cepat dan memaksa pelaku UMKM untuk berinovasi agar bisa tetap terus bertahan.

 

Menurut bupati, banyak produk UMKM di Kabupaten Magelang yang menarik. Tetapi masih terkendala masalah packaging-nya sehingga butuh pendampingan. "Bantuan Komunitas Jumputan melalui visualisasi produk UMKM, semoga juga bisa bernilai ibadah," katanya. 

Penulis : tbh
Editor   : edt