Pertengahan Ramadhan, Stok dan Harga Kepokmas Terpantau Stabil


Wabup Demak H Joko Sutanto bersama Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS, Kapolres AKBP Andhika Bayu Additama dan Dandim Letkol Arh Mohamad Ufiz dan Kepala OPD terkait pemantauan stok dan harga Kepokmas di Pasar Bintoro. Foto : sari jati

DEMAK, WAWASANCO-Pertengahan Ramadhan 1442 H / 2021 stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Demak terpantau aman dan stabil. Untuk sejumlah komoditi bahkan terjadi penurunan harga.

Wabup Demak H Joko Sutanto yang turun ke Pasar Bintoro bersama Forkompimda menyampaikan, meski ada kenaikan harga tidak terlalu signifikan. "Artinya walau ada kenaikan harga seperti  ayam dan ikan basah antara Rp 5 - 10 ribu masih terbeli. Yang cukup signifikan justru penurunan harga lombok setan dari semula Rp 120 ribu sekarang mencapai Rp 40 ribu," ujarnya, didampingi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Demak Iskandar Zulkarnaen, Jumat (30/4).

Sementara harga telur ayam cenderung fluktuatif. Naik dan turun dalam hitungan hari antara Rp 500 sampai Rp 2 ribu. Sedangkan harga beras relatif stabil, mulai Rp 8 ribu hingga Rp 14 ribu untuk jenis premium.

"Yang tak kalah penting untuk diketahui masyarakat, stok kepokmas aman. Dengan adanya kestabilan harga ini belum dibutuhkan operasi pasar. Begitu pun masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong," kata Wabup Joko Sutanto.

Pada saat sama masyarakat dihimbau waspada terhadap bahan makanan mengandung pengawet dan pewarna berbahaya. Sebagaimana hasil sidak Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal Kabupaten Demak,  sejumlah bahan makanan teridentifikasi positif menggunakan formalin atau borax serta pewarna rhodamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Ghuvrin Heru Putranto SKM MM melalui Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan dr Ribekan MKes, selaku Koordinator Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal menjelaskan, dari 13 sampel diambil tiga diantaranya positif mengandung zat berbahaya. Tak i cumi asin, mi basah dan cenil atau makanan kecil sejenis getuk. 

Terhadap keberadaan bahan makanan tersebut, masyarakat dihimbau meningkatkan kewaspadaan dan cermat memilih. Bahan-bahan yang mengandung formalin terlihat lebih kenyal, tidak lengket, dan tidak atau lebih sedikit dihinggapi lalat. 

Penulis : ssj
Editor   : edt