Reyva Alviona Fernanda Priskilla, Mahasiswa S2 Magister Ilmu Politik Universitas Diponegoro
Oleh: Reyva Alviona Fernanda Priskilla, Mahasiswa S2 Magister Ilmu Politik Universitas Diponegoro
Di Indonesia kebijakan PMA diturunkan hingga level daerah. Hal ini terbukti dengan adanya kebebasan daerah dalam penarik investasi asing salah satunya yaitu Kabupaten Kendal.
Tidak dapat dipungkiri bahwa letak Kabupaten Kendal yang strategis menjadi daerah penopang investasi asing di Jawa Tengah.
Kabupaten Kendal merupakan wilayah yang berada di Jawa Tengah dengan (letak geografis), dinobatkannya Kendal memiliki KEK.
Kabupaten Kendal merupakan satu dari 35 kabupaten/kota yang berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan posisi geografis berkisar antara 1090 40’ – 1100 18’ Bujur Timur dan 60 32’ – 70 24’ Lintang Selatan.
Wilayah Kabupaten Kendal di sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa. Sebelah timur berbatasan dengan kota Semarang, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten.
Daerah pegunungan yang terletak di bagian paling selatan dengan ketinggian antara 0 sampai dengan 2.579 m dpl. Suhu berkisar antara 250 C. Kemudian daerah perbukitan berada di sebelah tengah dan dataran rendah serta pantai di sebelah utara dengan ketinggian antara 0 s/d 10 m dpl dan suhu berkisar 270 C.
Kabupaten Kendal bisa dikatakan sebagai kabupaten yang mempunyai wilayah agraris. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya luas lahan yang digunakan untuk pertanian. Dari seluruh luas lahan yang ada di Kabupaten Kendal, dipergunakan untak tanah sawah 26 persen, tegalan 20 persen, perkebunan 8 persen dan Lain-lain sebesar 46 persen.
Ketinggian suatu daerah atau wilayah dihitung berdasarkan posisinya dari permukaan laut. Kecamatan Plantungan yang termasuk dalam wilayah dataran tinggi, memiliki ketinggian 697 m di atas permukaan laut.
Sedangkan Kecamatan Sukorejo berada pada kisaran 524,26 m. Sedangkan Kecamatan Weleri adalah kecamatan yang memiliki ketinggian terendah di atas permukaan laut yaitu 4.870 m di atas permukaan laut.
Penelitian Hodijah (2015) dalam “Analisis Penanaman Modal Asing di Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Tukar Rupiah”, meneliti pengaruh penanaman modal asing terhadap nilai tukar rupiah.
Dalam penelitian ini disampaikan bahwa Penanaman Modal Asing bisa menjadi salah satu sumber pembangunan.
PMA dapat bertindak sebagai sarana untuk mentransfer faktor-faktor dari negara maju ke negara berkembang karena PMA memperlancar kecepatan “General Purpose Technology” (GPT) dan memperkenalkan teknologi canggih dan ilmu pengetahuan yang tidak ada di negara-negara berkembang (Yao, 2007).
PMA di Indonesia berperan sebagai elemen utama dalam perkembangan industry dan pertumbuhan ekonomi. Investasi asing memiliki Spillover Effect berupa transfer teknologi asing, kemampuan manajerial dan perbaikan daya saing domestik.
Menurut Vernon dan Caves dalam Rifai (2008) kehadiran Host Country mempunyai dampak yang positif terhadap kinerja Perusahaan domestik.
Berdasarkan hal tersebut PMA dianggap sebagai sumber transfer pengetahuan dan teknologi terutamna dari negara industri ke negara berkembang. Salah satu yang merasakan manfaatnya PMA yaitu Indonesia.
Sebagai upaya untuk mempercepat Pembangunan ekonomi nasional dan mewujudkan kedaulatan politik diperlukan penanaman modal untuk mengelola potensi ekonomi. Kekuataan ekonomi rill dengan menggunakan modal dari dalam dan luar negeri menjadi potensi untuk peningkatan investasi di daerah.
Untuk menghadapi oerubahan ekonomi global perlu adanya kerjasama Internasional dengan menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif, promotive, memberikan kepastian hukum, keadilam, dan efisien dengan tetap memperhatikan kepentingan ekonomi nasional (Anisa, 2020).
Kepentingan ekonomi nasional yang ada perlu di tingkatkan untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, menciptakan kapasitas dan kemampuan teknologi nasional untuk mendorong ekonomi kerakyatan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini sesuai dengan RPJMN IV untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan melalui target investasi.
Dalam upaya untuk mencapainya terdapat kebijakan yang perlu untuk dikembangkan yaitu peningkatan inovasi dan kualitas investasi. Kegiatan ini merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan mensejahterakan secara adil dan merata. Perubahan iklim investasi ini didukung pula dengan pembangunan instrastruktur dan peningkatan layanan investasi (priskilla dkk, 2024).
Perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi diberbagai belahan dunia atau berkembangnya dunia global ini mendorong perusahaan-perusahaan asing untuk mengeskpor modal untuk melakukan efisiensi perekonomiannya agar stabil dan terjamin (untung, 2020). Perusahaan-perusahan asing perlu melakukan investasi di negara lain berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Hal ini dapat dilihat dari perekonomian negara dari Per Capita Income negara tersebut (anisa, 2020). Dalam pendapatan nasional Per Capita Income didapatkan dari sebagian besar pajak/tax. Sehingga dengan adanya hal tersebut, pendapatan masyarakat harus seimbang untuk perekonomian negara.
Meningkatkan perekonomian negara perlu menggerakkan investasi sebagai pembentukan modal yang dapat memperbesar kapasitas produksi. Tidak hanya kapasitas produksi, investasi juga menaikkan pendapatan nasional bahkan memperluas lapangan pekerjaan (Todaro, 2000).
Investasi dalam bebagai bidang cukup berpotensi untuk di Kembangan di Indonesia khususnya di Kabupaten Kendal. Investor dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Penanaman Modal Asing (PMA) dengan harapan bahwa potensi Kabupaten Kendal kedepannya akan sangat baik.
PMA yang telah masuk di Kabupaten Kendal dapat meningkatan putaran kegiatan ekonomi keseluruhan. Sesuai hal tersebut terdapat jumlah investasi PMA di Kabupaten Kendal tahun 2022-2023 beserta peta potensi berupa nama Perusahaan yang telah melakukan investasi.
Pembangan industri di wilayah Kabupaten Kendal tidak lepas dari adanya zona khusus ekonomi atau yang di kenal dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Keberadaannya ini mampu meningkatkan angka investasi asing utamanya di tahun 2023. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara dengan Bupati Kabupaten Kendal.
“Strategi Kendal salah satunya kita ada intensif dari Pemerintah Pusat yaitu sudah di tetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus berbasis industry yang di kenal sebagai Kendal Industri Park. Yang mana intensifnya itu menguntungkan bagi investor. Sehingga ini menjadi daya tarik untuk investor utamanya PMA melakukan investasi.”
Kemudian Kepala DPMPTSP Kabupaten Kendal dalam wawancara menyampaikan bahwa:
“Kalau PMA itu kita banyak tertolong dengan Kawasan ekonomi khusus jadi memang target BKBP kita masuk ke 500 top champion Perusahaan di Asia yang memamng jadi fokus marketing. Peran Pemerintah daerah mendukung ke fasilitas dengan insfrastuktur yang mendukung.”
Daftar Nilai Investasi PMA Tahun 2023
|
Triwulan |
Total Investasi |
|
1 |
Rp. 280.814.761.046,00 |
|
2 |
Rp. 1.213.592.916.737,00 |
|
3 |
Rp. 1.410.956.476.548,00 |
|
4 |
Rp. 1.914.319.890.975,00 |
|
Total |
Rp. 4.819.684.045.306,00 |
Bupati Kabupaten Kendal juga menyampaikan bahwa:
“Di Kendal ada 1000 hektar, masih di ekspansi 200 hektar lagi. Kalau di dalam Kawasan ijin nya dari pusat. Kalau di luar ijin dr pemda. Keduanya sangat mudah karena menjadi ekonomi khusus. Perijinan di berikan kemudahan. Kalau mau di KEK dtang saja ke KEK untuk dibantu persyaratnya sesuai yang di tetapkan pusat. Kalau di luar dari itu ijin nya dari Pemda melalui MPP. MPP ini satu pintu untuk perijinan. jadi perijinan kita sudah tidak sulit. Tinggal mau investasinya dimna mau di dalam atau di luar Kawasan. Kalau industry baru investasi di Jawa Tengah kecuali yang ada turunannya. Jawa Tengah sedang Fokus investasi Industri bidang bulu contohnya kaitannya dengan tekstil, garment, petronikel. Hilir industry ini yang kita coba Tarik agar lebih banyak industri masuk ke Jawa Tengah.”
Penulis : rls
Editor : edt