Dihadapan Mensos 1000 KPM Bansos Pemalang Graduasi


MENSOS - Mensos Gus Ipul 'mewisuda' keluarga penerima manfaat,dalam graduasi 1000 KPM di Pemalang. Foto : Doc

Pemalang, Wawasan.co - Menteri Sosial Gus Ipul mengesahkan secara langsung 1000 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Pemalang, hal itu merupakan salah satu amanat asta cita Presiden Prabowo Subianto yang bisa terwujud dengan kolaborasi dan gotong royong semua pihak, dalam acara di pendopo Pemalang, Senin (17/10).

Menurutnya, Presiden Prabowo menaruh perhatian agar bansos lebih tepat sasaran, salah satu upayanya  adalah data akurat yakni Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Boleh pidato,  boleh bikin konsep, bikin proses bisnis, tapi kalau data kita berantakan, program kita tidak akan bisa tepat sasaran.

"Asta Cita Presiden ke Kemensos menjadi 'Selalu Ada', ke Jawa Tengah jadi 'Ngopeni Ngelakoni', ke Pemalang jadi 'Pemalang Berjaya'. Itulah kira-kira yang disebut dengan kolaborasi,  sinergi,  kata kuncinya adalah pada gotong royong," tegas Gus Ipul, dalam acara yang juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Sementara Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro,  mengatakan, graduasi 1.000 KPM PKH menjadi energi positif  dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Pemalang. Dan terkait data akan terus diperrbarui dan diperkuat basis data kemiskinan melalui DTSEN, dimana pemutakhiran akan dilakukan setiap 3 bulan sekali 

Sebelumnya dalam dialog dengan salah seorang KPH PKH bernama Fatima, yang bersangkutan mengusulkan kepada Mensos Gus Ipul agar pendataan dapat dilakukan secara transparan dan selektif, sehingga jelas kriterianya siapa yang dapat dan siapa yang tidak dan tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

Penulis : pw
Editor   : jks