Pengedar Uang Palsu Dibekuk

1.8K

Kapolsek Kertek AKP Sigit Prastyanto dan Kanit Reskrim Ipda Slamet Riyanto menunjukan barang bukti berupa uang palsu di Mapolsek Kertek. Foto : Muharno Zarka

WONOSOBO, WAWASANCO- Jajaran aparat kepolisian dari Polsek Kertek Polres Wonosobo berhasil meringkus Heng Hemanta (35) pengedar uang palsu (upal) warga asal Magelang di sebuah tempat di Solo. Diringkusnya Heng Hermanta merupakan pengembangan dari kasus penangkapan Ari Wibowo (33) warga Semawung Daleman RT 01 RW 07 Kutoarjo Purworejo, pengedar upal yang tertangkap tangan usai melakukan transaksi di Pasar Pagi Kertek.

Kapolsek Kertek AKP SSigit Prastyanto, kemarin, mengungkapkan Ari tertangkap setelah melakukan transaksi membeli donat dan lapis di lapak milik Wahid (40), salang satu pedagang di depan Toko Kartika Pasar Kertek. Karena curiga dengan uang yang baru diterima, korban bermaksud tanya pada Ari. Tapi pelaku malah lari ke arah Kampung Campursari Kertek. Beberapa warga dan Bripka Ihsanudin, personil Polsek Kertek, yang berpakaian preman, berusaha mengejar.

"Setelah melalui aksi kejar-kejaran, di Kompleks Masjid Al Jihad Kertek, pelaku berhasil ditangkap anggota polisi bersama warga setempat. Saat digeledah Ari Wibowo melempar plastik kresek hijau ke sungai yang berada di samping masjid," ungkapnya. 

Di dalam tas kresek didapati uang Rp. 32.750.000 yang merupakan upal. Dengan rincian, pecahan seratus ribu rupiah sebanyak 194 lembar atau Rp. 19.400.000 dan pecahan lima puluh ribuan sebanyak 267 lembar atau senilai Rp. 13.350.000.

Tersangka Lain

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku mendapatkan uang dari Heng Hermanto warga Magelang. Mendengar pengakuan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kertek Ipda Slamet Riyanto langsung memerintahkan anggota untuk melakukan pengembangan. 

"Siang harinya, personil Polsek Kertek langsung menuju Solo karena dari informasi yang diberikan tersangka lain berada di sana. Ari Wibowo diminta memancing temannya dan berjanji bertemu di sebuah hotel di Karanganyar," jelas Slamet Riyanto.

Dalam operasi tersebut, Polsek Kertek meminta bantuan Polsek Jaten Polres Karanganyar. Setelah sampai di lokasi, Senin (20/5) malam, tersangka Ari menghubungi kembali Heng. Kala itu, pelaku minta bertemu di sebuah warung soto di bawah fly over Jaten. "Polisi sempat menyamar sebagai pembeli, akhirnya tim gabungan Polsek Kertek dan Polsek Jaten berhasil meringkus tersangka Heng Hermawan. Saat dilakukan pemeriksaan didapati uang diduga palsu sebanyak 93 lembar pecahan 50 ribuan atau Rp. 4.650.000", ungkapnya. 

Heng Hermanta ketika dimintai keterangan, mengaku upal didapat dari H asal Tegal. Setelah sampai di Wonosobo Selasa (21/5) siang, tersangka Heng langsung diminta menghubungi H untuk melakukan transaksi lagi. "H sepakat untuk melakukan transaksi di wilayah Banyumas hari itu juga sekitar pukul 22.00 WIB. 4 anggota Unit Reskrim Polsek Kertek yang dipimpin Kanit Reskrim langsung menuju Banyumas untuk melakukan pengkapan terhadap H", tandasnya.  

Diduga H mengetahui kedatangan polisi sehingga melarikan diri. Saat ini demi kelancaran proses penyidikan, kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Kertek, sementara untuk H, ditetapkan sebagai DPO.

 


 


 

Penulis : Muharno Z
Editor   : wied