TWA Kalibening, dilengkapi dengan wahana utama Slide Kids, juga tempat rekreasi dan olahraga berupa kolam untuk olahraga renang. Foto ali subchi
MAGELANG, WAWASANCO - Setelah vakum selama delapan tahun, kini Taman Wisata Air (TWA) Kalibening, Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, dibuka kembali. Objek wisata air tersebut, selain dilengkapi dengan wahana utama Slide Kids, juga tempat rekreasi dan olahraga betupa kolam untuk olahraga renang.
"TWA Kalibening, udaranya sejuk dengan pemandangan alam Gunung Sumbing, dan air jernih melimpah," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso saat soft opening TWA, Minggu (3/6) petang, ditandai pemotongan tumpeng dan buka puasa bersama.
Menurutnya, objek-objek wisata harus mendapatkan pengawalan secara khusus di hari Raya Idul Fitri 1440 H ini. Maka dibukanya kemvali obyek wisata Kalibening di awal libur Lebaran 2019, diharapkan mampu dijadikan masyarakat sebagai temoat kunjungan wisata. Bagi para pengunjung terutama masyarakat sekitar pada H - 1 Lebaran gratis. Pada hari H nya libur, dan pada hari berikutnya sudah mulai ditarik retribusi seharga Rp 20.000 per orang.
Retribusi sebesar Rp 20.000, diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) nomor 14 Tahun 2019. Isinya, tentang penetapan besaran retribusi Tempat Rekreasi Olahraga Daya Tarik Wisata TWA Kalibening. "Sambil menunggu keluarnya Peraturan Daerah (Perda), maka retribusi diputuskan dengan Perbup," kata Iwan.
Untuk diketahui, TWA Kalibening juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik saat ini, mulai dari kolam renang yang luas, wahana slide kids, dan mata air yang sangat jernih. Termasuk halaman parkir sangat luas dan memadahi, sehingga pengunjung bisa lebih nyaman saat rekreasi bersama keluarga. "Pemandangan alamnya sangat indah, akses jalan lebar dan bagus," tambah Iwan.
Camat Secang, Iwan Agus menambahkan, dukungan dan partisipasi masyarakat sekitar TWA diharapkan bisa lebih aktif. Sebab denfan dioperasionalnya kembali obyek wisata Kalibening, bisa membawa dampak positif dan mampu mendongkrakt ekonomi masyarakat sekitar, baik melalui warung makan, hajanan dan lainya. "Yang jelas, banyaknya wisatawan yang datang, tentu menbawa damoak positif," jelas Agus.
Taman Wisata Air Kalibening, dulu dikenal masyarakat sebagai kolam renang, dan sudah ada sejak lama. "Dulu, waktu saya kecil sudah sering mandi di kolam renang Kalibenini ini, sehingga keberadaannya sudah lama dinanti masyarakat," ujar Camat Secang, Iwan Agus.
Penulis : as
Editor :