Direktur Manajemen Aset Pertamina M. Haryo Junianto berkesempatan berdialog dan menyerahkan bingkisan kepada petugas SPBU di di Rest Area KM 456 A Salatiga, Senin (3/6) petang lalu. Foto : Ernawaty
SALATIGA, WAWASANCO - Kebutuhan BBM selama arus mudik lebaran 2019 untuk area Jateng DIY terdapat peningkatan signifikan hingga 45 persen. Angka tersebut diatas normal. Hal ini, disampaikan General Manager Pertamina Mor 4 Iin Febrian kepada wartawan ditengah kunjungan Satgas Pertamina dipimpin langsung Direktur Manajemen Aset Pertamina M. Haryo Junianto di Rest Area KM 456 A Salatiga, Senin (3/6).
Diungkapkan Iin Febrian, sejauh ini dari pantauan BBM Jateng DIY baik di SPBU tol sebanyak 7 unit dan SPBU reguler dalam kondisi full stok. "Gasolin Group sampai saat ini sudah mencapai 18 ribu kl/d. Kesiapan ada tambahan sampai saat ini, diangka 15-20 persen hingga puncak arus balik nanti," katanya.
Untuk puncak peningkatan kebutuhan sendiri terdapat 45 persen. Dan sejauh ini, diakuinya, peningkatan kebutuhan telah mencapai 15 persen. "Dan groud tertinggi ada di Pertamax Turbo yakni 121 persen, disusul Pertamax 31 persen," sebutnya.
Terkait animo masyarakat dalam menggunakan BBM yang ramah lingkungan pada arus mudik lebaran tahun 2019 ini, diakuinya, sangat tinggi.
Bahkan, pihak Pertamina pun tidak mengabaikan kebutuhan SPBU reguler meski pun momen lebaran kendaraan pribadi banyak menggunakan jalur tol.
"Prinsip dasar kami, selagi ada ruang kosong akan disuplay jangan sampai kosong," tegasnya.
Ditambahkan Direktur Manajemen Aset Pertamina M. Haryo Junianto, tujuan peninjauan ini guna mendukung dan mensupport semua divisi Pertamina terutama yang ada di lapangan selama arus mudik dan balik lebaran.
"Seluruh Direksi Pertamina mendapatkan tugas sesuai jadwal dan memastikan apakah pelayanan PT Pertamina khususnya menyiapkan BBM di pekan libur Idul Fitri 2019 mencukupi," papar Haryo Junianto.
"Dan Alhamdulillah, semua mencukupi. Dan semua bisa kita siapkan semuanya. Dan semua tidak ada kendala dalam hal pelayanan kami kepada masyarakat," lanjutnya.
Ia memastikan, persiapan arus balik lebaran 2019 mendatang sepakat untuk memenuhi stok yang ada baik yang ada di SPBU tol atau reguler di wilayah Jateng DIY.
"Masyarakat jangan khawatir karena Pertamina ada selama arus mudik dan balik lebaran. Kami juga mengimbau agar masyarakat untuk menyiapkan tangki BBM full tank dan kesehatan terjaga," imbuhnya.
*Pemuda Setempat
Sementara itu, hal menarik ditemukan Haryo Junianto saat melakukan peninjauan lapangan langsung khususnya di Rest Area KM 456 A Salatiga pihak Pertamina melibatkan pemuda 'kampung' setempat sebagai petugas SPBU.
"Ini menarik, pemuda setempat sekitar rest area ini dirangkul menjadi petugas SPBU," terangnya, bangga.
Dengan kondisi itu juga, diakui Haryo Junianto, setidaknya banyak generasi muda yang ikut berpartisipasi ditengah hiruk pikuk momen lebaran ini.
Dari pantauan, SPBU didirikan Pertamina di Rest Area 456 A Salatiga memang belum secara mandiri. Meski hanya tersedia satu pengisian BBM, saat puncak arus mudik telah berlalu pada tanggal 2 Juni 2029 lalu, arus antrian BBM tidak ramai.
Hal ini diakui petugas SPBU Pertamina di Rest Area 456 A Salatiga. Bahwa, antrian sempat terjadi pada saya puncak arus mudik 1-2 Juni 2019 lalu hingga mengular sampai pintu masuk rest area.
Penulis : ern
Editor : jks