IKA FIB Undip Hadirkan Menko PMK Puan Maharani


Rektor Undip Yos Johan Utama (tiga dari kanan) dan Ketua Umum IKA FIB Undip Agustina Wilujeng serta pengurus IKA FIB Undip foto bersama usai memberi penjelasan tentang rencana seminar di Ruang Rapat Rektorat Undip, Tembalang, Kamis (25/7/2019).

SEMARANG, WAWASANCO -  Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya (IKA FIB) Undip akan menggelar Seminar Nasional ''Manusia dan Politik Kebudayaan''. Digelar di gedung Prof Soedarto SH kampus Undip Tembalang, Jumat 26 Juli 2019, IKA FIB akan menghadirkan Menteri Koodinator pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani sebagai pembicara kunci.

Ketua Umum IKA FIB  Undip Agustina Wilujeng menjelaskan bahwa kepanitiaan seminar merupakan gabungan dari keluarga besar Undip. ''Undip, FIB, IKA FIB berkolaborasi dengan Kemenko PMK untuk membuat seminar ini hadir sebagai bukti bahwa manusia adalah subjek utama dalam politik kebudaan kita, dan bukan nilai ekonomi,'' jelasnya, di Ruang Rapat Rektorat Undip, Semarang, Kamis (24/7).

Lebih lanjut Agustina mengatakan bahwa Menko Puan akan memberikan pidato  tentang upaya-paya pemerintah menerapkan politik pembangunan dan politik kebudayaan dalam visi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.

''Saya kita nanti kita akan menemukan hal-hal menarik, terutama soal nation and character building di dalam pidato beliau,'' tambahnya.

Puan Maharani terkenal sebagai orator mumpuni,  keahlian yang menurun dari kakeknya Ir Soekano.  Tak heran jika dalam Pembukaan Festival Janadriyah ke-33 di Riyadh, akhir 2018, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz meminta Puan berpidato. Dan Puan juga menjadi satu-satunya pejabat perempuan yang diundang di acara itu, dan menjadi satu-satunya juga yang berpidato. 

''Dalam pidato yang menuai banyak pujian itu, Mbak Puan bicara Islam sebagai rahmatan lil alamin, dan peran Indonesia mendorong kemajuan kebudayaan Islam di dunia,'' puji Agustina.

Selain Puan Maharani, budayawan Mohamad Sobary dan Rektor Undip Yos Johan Utama juga akan memberikan pandangan tentang tema di atas. Mohamad Sobary terkenal dengan pandangannya yang kritis tapi tenang tentang budaya, dan narasinya yang selalu solutif. Kebudayaan sebagai jalan untuk meluhurkan kehidupan.  Sedangkan Rektor Yos Johan Utama akan lebih fokus pada narasi pembangunan karakter generasi mileneal.

''Apapun istilahnya, ya manusia itu berbudaya, memegang nilai-nilai pancasila. Di Undip kita mewarisi sifat-sifat Diponegoro, yaitu jujur, adil, dan peduli,'' terang Johan.

Dekan FIB Dr Nurhayati MHum menyambut baik inisiatif IKA FIB Undip untuk menggelar seminar di atas. ''Tentu saja, sebagai bagian keluarga besar FIB, kami selalu mendukung inisiatif IKA FIB. Beberapa program kerja IKA FIB yang telah terlaksana terbukti memberi andil yang sangat besar untuk nama besar FIB. Ini juga membuktikan bahwa hal-hal besar hanya bisa dilakukan dengan sinergi berbagai pihak. IKA FIB Undip adalah contoh dalam hal ini,'' ucapnya.
 

Penulis : arr
Editor   : jks