Garis polisi dipasang oleh petugas Polsek Songgom paska ambruknya ruang kelas SMKN 2 Karangsembung hingga rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang yang terjadi pada Minggu (24/11) sore. Foto. Eko Saputro
BREBES, WAWASANCO – Sebanyak tiga ruang kelas SMKN 2 Karangsembung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, yang sudah selesai 80 % tahap pembangunannya ambruk dan rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang. Minggu sore (24/11) sore. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sekretaris Desa Karangsembung, Supriyo (51), menuturkan kejadian ambruknya tiga ruang kelas SMKN Karangsbung 2 Kecamatan Songgom ini terjadi sekitar pukul 15.00 sore
“Setengah jam sebelumnya, wilayah Desa Karangsembung diguyur hujan dengan intensitas sedang. Namun angin cukup kencang sehingga merobohkan bangunan sekolah yang saat ini belum selesai pembangunannya dan rata dengan tanah,” terang Supriyo.
“Saat ini permasalahan tersebut sedang ditangani oleh Polsek Songgom,” paparnya.
Dugaan sementara, faktor kurang kuatnya konstruksi bangunan yang dikerjakan oleh pemborong, menyebabkan bangunan yang belum diplester tersebut roboh dan rata dengan tanah.
Penulis : ero
Editor : edt